Wali Kota Pematangsiantar Ajak Masyarakat Berikan Data Akurat Sensus Ekonomi 2026
Siantar - Lintas Publik, Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn, menjadi responden pertama dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Pematangsiantar. Momentum tersebut dimanfaatkan Wesly untuk mengajak aparatur sipil negara (ASN), pelaku usaha, hingga seluruh masyarakat agar berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar, jujur, dan sesuai kondisi sebenarnya.
BACA JUGA Hotmarojak Siringoringo Viral di Media Sosial, Guru Agama yang Toleransi dan Menginspirasi Lewat Budaya Batak
![]() |
| Wali Kota Pematangsiantar Ajak Masyarakat Berikan Data Akurat Sensus Ekonomi 2026 /ist |
Turut mendampingi Wali Kota, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Johannes Sihombing SSTP MSi, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdako Pematangsiantar Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSi, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pematangsiantar Ratnauli Naibaho SE MSi.
Dalam kesempatan tersebut, Wesly menegaskan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, perubahan struktur ekonomi, lahirnya berbagai model usaha baru, hingga dinamika ekonomi global, pemerintah membutuhkan data ekonomi yang rinci, akurat, dan mutakhir sebagai dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan.
"Melalui Sensus Ekonomi 2026, semua harus tercatat dan semua harus terdata. Data yang akurat akan menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan daerah," ujar Wesly.
Menurutnya, sebagai kota yang mengandalkan sektor perdagangan dan jasa, Pematangsiantar sangat membutuhkan data ekonomi yang valid agar berbagai program pemerintah, mulai dari penguatan UMKM, pemberdayaan pelaku usaha, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik, dapat dirancang secara tepat sasaran.
Ia menambahkan, data merupakan elemen utama dalam proses pengambilan keputusan pemerintah. Semakin lengkap dan akurat data yang diperoleh, semakin efektif pula kebijakan yang dapat dihasilkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Wesly juga menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang bertujuan memotret kondisi riil perekonomian Indonesia. Hasil sensus nantinya akan menjadi acuan pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi, perencanaan pembangunan, serta strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, Wesly mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Kota Pematangsiantar, agar mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang valid kepada petugas sensus. Partisipasi aktif masyarakat dinilai sangat menentukan kualitas data yang akan digunakan sebagai dasar pembangunan di masa mendatang. (red/tam)




Tidak ada komentar