Hotmarojak Siringoringo Viral di Media Sosial, Guru Agama yang Toleransi dan Menginspirasi Lewat Budaya Batak
Humbahas – Lintas Publik, Sosok guru SMP Negeri 1 Dolok Sanggul, Hotmarojak Siringoringo, terus mendapat perhatian dan apresiasi dari masyarakat serta warganet. Melalui berbagai konten video yang menampilkan paduan suara, permainan musik, hingga pelestarian budaya Batak bersama para siswa, banyak orang mengira dirinya merupakan seorang guru seni.
BACA JUGA Patung Yesus Kristus Penyelamat di Bukit Sibea-bea Samosir, Ikon Wisata Menakjubkan di Danau Toba
"Saya pikir beliau adalah guru seni. Melihat berbagai kontennya yang begitu kreatif dan inspiratif, saya teringat masa sekolah ketika guru seni mampu membangkitkan semangat siswa melalui musik dan kreativitas," tulis Sinarta.
Namun, Sinarta mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa Hotmarojak sebenarnya merupakan seorang guru agama. Meski demikian, ia memberikan penghormatan atas dedikasi dan kreativitas yang ditunjukkan guru tersebut.
"Respect buat beliau dan seluruh guru di SMP Negeri 1 Dolok Sanggul. Semoga menjadi contoh bagi para pendidik untuk terus memberikan yang terbaik sesuai talenta yang Tuhan berikan," ungkapnya.
Inspirasi yang diberikan Hotmarojak juga sejalan dengan pesan yang pernah disampaikan oleh Pdt. R. Sihotang dalam Ibadah Keluarga Besar SMP Negeri 1 Dolok Sanggul pada Kamis (4/6/2026).
"Teruslah melakukan yang terbaik sekalipun sesamamu belum bisa memahami," pesan Pdt. R. Sihotang yang kemudian dikutip Hotmarojak.
Banyak Mendapat Apresiasi Warganet
Dedikasi, kesabaran, dan kreativitas Hotmarojak dalam membimbing siswa turut mendapat pujian dari banyak netizen.
"Guru adalah teladan terbaik dan siswa adalah peniru terhebat. Teruslah mengabdi untuk anak bangsa dan negara. Tuhan Yesus memberkati," tulis Helen Sitio, warga Pematangsiantar yang kerap mengikuti berbagai kegiatan Hotmarojak.
Nama Hotmarojak semakin dikenal luas setelah video penampilan siswa-siswi SMP Negeri 1 Dolok Sanggul membawakan lagu "Veronika Kho" viral di media sosial. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah Sentina Purba sebagai bagian dari pengembangan ekstrakurikuler seni yang diberikan secara gratis kepada para siswa.
Dalam wawancara bersama Radio Del pada Jumat (5/6/2026), Hotmarojak menjelaskan bahwa seluruh fasilitas dan kegiatan seni didukung pihak sekolah serta dilaksanakan secara bergilir di setiap kelas.
"Kegiatan ekstrakurikuler ini melibatkan beberapa guru, di antaranya Patar Banjarnahor, Pardimpuan Munthe, Julia Lumbangaol, serta mendapat dukungan penuh dari seluruh guru SMP Negeri 1 Dolok Sanggul," ujarnya.
Menurutnya, masih banyak generasi muda yang mencintai budaya daerah. Tantangan para pendidik adalah bagaimana menarik perhatian siswa agar semakin mencintai dan melestarikan budaya warisan leluhur.
"Mari kita terus berjuang memberikan yang terbaik bagi anak didik kita," katanya.
Cerminan Toleransi di SMP Negeri 1 Dolok Sanggul
Selain aktif dalam bidang seni dan budaya, Hotmarojak juga mengisahkan pengalaman yang membuatnya bangga sebagai guru di SMP Negeri 1 Dolok Sanggul. Ia menceritakan tentang seorang siswa beragama Islam bernama Nanda yang selama tiga tahun bersekolah di lingkungan yang mayoritas beragama Kristen tanpa pernah merasakan perlakuan berbeda.
Dalam unggahan yang ditulis pada 1 Mei 2026, Hotmarojak mengungkapkan rasa harunya saat mendengar pesan perpisahan dari siswa tersebut.
"Saya yang beragama Islam tidak pernah merasakan diperlakukan berbeda dengan yang lain," ujar Nanda saat mewakili siswa kelas IX menyampaikan pesan dan kesan.
Hotmarojak menuturkan bahwa Nanda merupakan pengurus OSIS yang aktif dan telah bekerja sama dengannya selama tiga tahun. Momen perpisahan menjadi sangat emosional ketika Nanda memeluk gurunya sambil mengucapkan terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan.
Kisah tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pendidikan tidak hanya membentuk prestasi akademik, tetapi juga menanamkan nilai toleransi, persaudaraan, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Dedikasi Hotmarojak Siringoringo dalam bidang pendidikan, seni, budaya, dan pembinaan karakter siswa kini menjadi inspirasi bagi banyak orang. Sosoknya membuktikan bahwa seorang guru dapat memberikan dampak besar bagi generasi muda, tidak hanya melalui mata pelajaran yang diajarkan, tetapi juga melalui keteladanan, kreativitas, dan kepedulian terhadap peserta didik. (red/tam)




Tidak ada komentar