Dua Bersaudara Penderita DMD di Dolok Batu Nanggar Dapat Perhatian Pemkab Simalungun
Simalungun – Lintas Publik, Pemerintah Kabupaten Simalungun bergerak cepat menindaklanjuti laporan mengenai dua bersaudara di Nagori Bahung Kahean, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, yang mengalami Duchenne Muscular Dystrophy (DMD) atau distrofi otot Duchenne.
BACA JUGA Rumah Sakit Berusia Seabad, Ini Sosok dr. Djasamen Saragih Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter
![]() |
| Dua Bersaudara Penderita DMD di Dolok Batu Nanggar Dapat Perhatian Pemkab Simalungun/ist |
Kedua bersaudara tersebut adalah Egi Syahrul Ramadhan (23) dan Muhammad Al Fajri (15), putra pasangan Mahadi dan Artini Damanik. Egi mulai mengalami gejala sejak kelas 6 SD, sementara Al Fajri merasakan gejala serupa sejak kelas 4 SD. Kondisi ekonomi keluarga selama ini menjadi salah satu kendala dalam memperoleh penanganan medis secara maksimal.
Tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui kondisi terkini dan menentukan langkah penanganan yang sesuai. dr. Debora mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan rumah sakit serta dokter spesialis agar kedua pasien memperoleh pemeriksaan dan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
Dinas Kesehatan juga memastikan pendampingan dan koordinasi akan dilakukan secara berkelanjutan. Artini Damanik menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Simalungun dan Bupati atas perhatian yang diberikan kepada kedua putranya.
Respons tersebut menjadi bentuk komitmen Pemkab Simalungun dalam memperluas akses pelayanan kesehatan dan memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapat perhatian serta pendampingan. (red/tam)






Tidak ada komentar