Header Ads


Perpustakaan Deli Serdang Buka Les Bahasa Inggris dan Komputer Gratis

Deli Serdang - Lintas Publik. Kabar baik bagi anak-anak di Kabupaten Deli Serdang. Pemerintah daerah melalui Perpustakaan Kabupaten Deli Serdang resmi membuka program les Bahasa Inggris dan komputer gratis yang diperuntukkan bagi siswa TK dan SD. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi sejak usia dini.

BACA JUGA  Hotmarojak Siringoringo Viral di Media Sosial, Guru Agama yang Toleransi dan Menginspirasi Lewat Budaya Batak  

Perpustakaan Deli Serdang Buka Les Bahasa Inggris dan Komputer Gratis/ist
Program tersebut secara resmi dibuka oleh Bunda Literasi Kabupaten Deli Serdang, Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengembangkan kemampuan dasar, memperluas wawasan, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Dengan diresmikannya pendidikan yaitu les Bahasa Inggris dan komputer gratis di Perpustakaan Kabupaten Deli Serdang, saya berharap dapat menumbuhkan budaya literasi anak-anak Deli Serdang dengan kemampuan yang dibutuhkan di masa depan,” ujar Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan saat peresmian, Senin (22/6/2026).

Program ini disambut antusias oleh masyarakat karena memberikan kesempatan belajar tambahan tanpa biaya. Kelas Bahasa Inggris dijadwalkan berlangsung setiap hari Senin dan Rabu, sementara kelas komputer dilaksanakan setiap Jumat dan Sabtu di lingkungan Perpustakaan Kabupaten Deli Serdang.

Selain meningkatkan kemampuan akademik, program ini juga diharapkan dapat mendorong anak-anak untuk lebih aktif memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai pusat pembelajaran modern. Pemerintah daerah menilai, penguasaan Bahasa Inggris dan komputer sejak dini merupakan bekal penting di era digital saat ini.

Dengan adanya program ini, Deli Serdang berupaya memperkuat budaya literasi dan pemerataan akses pendidikan nonformal bagi anak-anak di daerah. Ke depan, program serupa diharapkan dapat terus dikembangkan agar menjangkau lebih banyak peserta didik. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.