Header Ads


Profil Brigjen Pol Dr Sulastiana, Polwan Pertama Jabat Wakapolda Papua Barat

Lintas Publik, Brigjen Pol Dr Sulastiana S.IP., S.H., M.Si., CRGP., CHCM., CRPP. mencatat sejarah sebagai polisi wanita (Polwan) pertama yang dipercaya menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat. Sosok jenderal bintang satu kelahiran Situbondo, Jawa Timur, 10 Oktober 1972 ini dikenal sebagai akademisi, pakar kriminologi, serta perwira tinggi Polri dengan pengalaman panjang di bidang pendidikan, pengawasan, dan penanganan kejahatan narkotika serta terorisme.

BACA JUGA  Mengenang Kolonel Pol. (Purn.) Nelly Pauna Situmorang, Salah Satu Pelopor Polisi Wanita Pertama di Indonesia     

Kolase Brigjen Pol Dr Sulastiana/ist
Brigjen Pol Sulastiana bukan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol), melainkan alumni Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK Polri) tahun 1996. Meski demikian, kariernya di institusi Polri terus menanjak berkat dedikasi, kapasitas akademik, dan pengalaman profesional yang luas.

Pada mutasi Polri November 2024, Kombes Pol Dr Sulastiana memperoleh promosi pangkat brigadir jenderal dan dipercaya menjabat Auditor Kepolisian Utama Tk II Itwasum Polri. Selanjutnya, dalam rotasi besar Polri Desember 2025, ia resmi ditunjuk sebagai Wakapolda Papua Barat.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penempatan polwan di jabatan strategis merupakan bagian dari penguatan organisasi Polri sekaligus bentuk perhatian terhadap kesetaraan gender di tubuh kepolisian.

Sepanjang kariernya, Brigjen Pol Sulastiana lebih banyak berkecimpung di dunia pendidikan dan akademik. Ia tercatat menjadi dosen Program Sarjana dan Doktoral Ilmu Kepolisian sejak 2009, dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia, hingga dosen Pascasarjana Universitas Indonesia Program Ketahanan Nasional.

Di bidang pendidikan, Sulastiana memiliki latar akademik yang mentereng. Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Politik bidang Hubungan Internasional pada 1995, Magister Ilmu Administrasi dan Pengembangan SDM tahun 2001, Sarjana Hukum tahun 2007, serta Doktor Kriminologi pada 2013.

Tak hanya aktif di dalam negeri, Brigjen Pol Sulastiana juga sering menjadi pembicara dan delegasi Indonesia pada forum internasional terkait narkotika, terorisme, radikalisme, dan keamanan global di berbagai negara seperti Australia, Malaysia, Italia, Singapura, Thailand, Brussel, hingga Berlin.

Selain bertugas di institusi Polri, ia juga aktif di organisasi pendidikan dan pernah menjabat Sekretaris Dewan Pakar Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (ABPPTSI).

Keberhasilan Brigjen Pol Sulastiana menduduki posisi Wakapolda Papua Barat menjadi simbol meningkatnya peran dan kepercayaan terhadap Polwan dalam kepemimpinan strategis di lingkungan Polri. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat pendekatan humanis, profesional, dan responsif dalam pelayanan kepolisian kepada masyarakat. (red/tam/BS)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.