Hanyut Saat Memancing di Sungai Kualuh, Warga Sei Apung Ditemukan Meninggal, Ini Penjelasan Polisi
Laburan - Lintas Publik, Seorang warga Dusun Harian Timur, Desa Sei Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, yang sebelumnya dilaporkan hanyut saat memancing di aliran Sungai Kualuh, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (21/5/2026) pagi.
BACA JUGA Polres Tapteng Amankan Ayah Kandung Diduga Aniaya Anak Usia 6 Tahun, Terlambat Pulang Bermain
![]() |
| Hanyut Saat Memancing di Sungai Kualuh, Korban Ditemukan Meninggal, Ini Penjelasan Polisi/ist |
Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan, S.H., menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga Dusun Pulo Harapan I, Desa Teluk Binjai. Jenazah ditemukan mengapung di aliran Sungai Kualuh, sekitar 8 kilometer dari lokasi awal korban diduga hanyut.
“Korban ditemukan dalam posisi telungkup, tidak mengenakan baju dan hanya memakai celana pendek berwarna putih,” ujar AKP Aswin Irwan.
Pihak keluarga kemudian memastikan identitas korban berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP) yang dimiliki korban. Abang kandung korban, Korman Sihotang, menyebut jenazah yang ditemukan benar merupakan Lakimin Sihotang. Kondisi tubuh korban juga dilaporkan masih utuh saat ditemukan.
Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Keluarga korban juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah dan telah membuat surat pernyataan resmi penolakan autopsi.
Dalam proses penanganan dan evakuasi korban, sejumlah personel gabungan turut diterjunkan ke lokasi, di antaranya Bhabinkamtibmas AIPTU Jepri Siregar, Danpos SAR Rikki Harahap, Danton BPBD F. Hasibuan, serta dibantu masyarakat sekitar.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga melakukan pemeriksaan lokasi kejadian, meminta keterangan saksi-saksi, dokumentasi, hingga menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama ketika kondisi arus sedang deras dan cuaca kurang bersahabat. (red/tam)




Tidak ada komentar