Header Ads


Tokoh Konservasi Dunia Birutė Galdikas Wafat di Los Angeles, Dunia Berduka

Kotawaringin Barat – Lintas Publik,  Kabar duka datang dari dunia konservasi internasional. Birutė Mary Galdikas dikabarkan telah wafat pada Selasa, 24 Maret 2026, pukul 04.30 waktu Los Angeles, Amerika Serikat, dalam usia 79 tahun.

Informasi tersebut diterima pada malam harinya sekitar pukul 22.02 WIB dari pihak keluarga. Almarhumah disebut meninggal dunia dengan damai di rumah sakit di Los Angeles. Rencananya, jenazah akan dipulangkan dan dimakamkan di samping makam suaminya.

BACA JUGA  INI Daftar Korban Kecelakaan Tragis di Jalur Alternatif Parapat, 3 Warga Riau Meninggal

Kepergian Birutė Mary Galdikas menjadi kehilangan besar bagi dunia, khususnya Indonesia. Selama lebih dari lima dekade, ia mendedikasikan hidupnya untuk pelestarian orangutan dan hutan hujan tropis di Kalimantan.

Melalui organisasi yang didirikannya, Orangutan Foundation International, ia aktif menyelamatkan, merawat, dan melepasliarkan ribuan orangutan dari ancaman perburuan dan kerusakan habitat.

Kiprahnya banyak terpusat di Taman Nasional Tanjung Puting, yang kemudian dikenal luas hingga ke mancanegara berkat dedikasi dan penelitian yang dilakukannya.

Ucapan duka juga datang dari berbagai pihak, termasuk Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam saat memimpin apel gabungan ASN pascalibur Idulfitri.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Peran beliau sangat besar dalam konservasi orangutan, bahkan membawa nama daerah kami dikenal dunia,” ujarnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk meneladani semangat pengabdian almarhumah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan satwa liar.

Kepergian Birutė Mary Galdikas tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan masyarakat Kotawaringin Barat, tetapi juga bagi komunitas konservasi global. Dedikasi, ketulusan, dan perjuangannya akan terus dikenang sebagai warisan penting dalam upaya penyelamatan alam dan keanekaragaman hayati. (red/tam)

 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.