Header Ads


Tiga Rumah Terbakar di BDB Siantar, Gereja GKPS Selamat

Siantar - Lintas Publik, Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel ban mobil dan sepeda motor di Jalan Pendeta Justin Sihombing, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Jumat (27/3/2026).

BACA JUGA  INI Daftar Korban Kecelakaan Tragis di Jalur Alternatif Parapat, 3 Warga Riau Meninggal

Tiga Rumah Terbakar di BDB Siantar, Gereja GKPS Selamat/ist
Peristiwa ini mengakibatkan bangunan bengkel hangus terbakar, serta api merembet dan merusak tiga unit rumah warga yang berada di sekitarnya. Satu rumah dilaporkan ludes terbakar, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan akibat dampak kobaran api.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, api dengan cepat membesar karena banyaknya material ban yang mudah terbakar di dalam bengkel. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan sempat membuat panik warga sekitar.

Salah seorang warga bermarga Sihombing menyebutkan, sumber api pertama kali terlihat dari area bengkel sebelum akhirnya merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

“Untuk penyebab pastinya belum diketahui, tapi api awalnya memang dari bengkel ban ini. Akibatnya satu rumah hangus total dan dua rumah lainnya ikut terdampak,” ujarnya.

Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan sejumlah armada pemadam kebakaran. Sebanyak empat unit mobil pemadam milik PT STTC diturunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.

Koordinator Damkar PT STTC, Reyansen Sinaga, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat untuk melokalisasi api agar tidak semakin meluas.

“Untuk memaksimalkan pemadaman, kami turunkan empat unit armada damkar,” ungkapnya.

Selain itu, armada pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Pematangsiantar juga turut dikerahkan guna mempercepat penanganan kebakaran.

Sementara itu, R. Saragih, salah seorang jemaat GKPS Kesatria, mengungkapkan bahwa lokasi kebakaran berada tepat di belakang gereja. Namun, bangunan gereja tidak terdampak karena terhalang tembok pembatas.

“Kebakaran terjadi persis di belakang gereja kami, tapi tidak berdampak karena ada tembok pembatas,” jelasnya, bahwa Damkar PT.STTC juga memadamkan api dari lokasi gereja.

Hingga berita ini diterbitkan, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Belum ada laporan resmi terkait penyebab kebakaran, total kerugian material, maupun adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.(red/tam/ol)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.