Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Dalam Kendaraan. Ini Dugaan Penyebabnya
Simalungun - Lintas Publik. Warga Kampung Pinus, Dusun Batu Marandor, Nagori Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam jok depan truk yang terparkir di pinggir jalan, Rabu malam (25/03/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
BACA JUGA Tiga Rumah Terbakar di BDB Siantar, Gereja GKPS Selamat
![]() |
| Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Dalam Kendaraan/ist |
Menurut keterangan, laporan awal diterima dari Pangulu Nagori Tigaras terkait adanya seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam truk BK 8685 TS yang terparkir di pinggir jalan. Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Dolok Pardamean, Restuadi, bersama personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan keterangan saksi, truk tersebut sudah terparkir sejak siang hari sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi mesin mati namun lampu hazard menyala. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tidur menggunakan bantal dengan kepala mengarah ke pintu kiri. Korban hanya mengenakan kaos kutang, sementara sandalnya terlepas dan tersusun rapi.
Di samping tubuh korban ditemukan balsem otot dalam kondisi terbuka, yang mengindikasikan korban sempat mengalami keluhan fisik sebelum meninggal dunia. Petugas kemudian menghubungi keluarga korban serta tenaga medis dari Puskesmas Dolok Pardamean untuk melakukan pemeriksaan luar.
“Setelah diperiksa tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban,” jelas Verry Purba.
Dari penelusuran, korban diketahui terakhir beraktivitas mengantar muatan pakan ikan dari Medan dan sempat menuju Tamburea, Kecamatan Pamatang Sidamanik, sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di dalam truknya.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Dugaan sementara, korban meninggal akibat angin duduk, diperkuat dengan riwayat keluhan sakit perut yang kerap dialami korban sebelumnya.
Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Kepolisian memastikan penanganan kasus telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga dokumentasi, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. (red/tam)





Tidak ada komentar