Bupati Humbang Hasundutan Launching SPPG Holong Ondolan 08 di Onan Ganjang
Humbahas - Lintas Publik. Bupati Oloan P. Nababan menghadiri launching Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Holong Ondolan Indonesia Emas 08 di Desa Onan Ganjang, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kamis (19/2/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita sebagai simbol mulai beroperasinya sentra penyediaan pangan bergizi tersebut.
BACA JUGA Robinson Sinurat Raih Gelar S2 Kedua di Melbourne, Bukti Kerja Keras Anak Petani dari Medan
![]() |
| Bupati Humbang Hasundutan Launching SPPG Holong Ondolan 08 di Onan Ganjang /ist |
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan Donal Simanjuntak menyampaikan apresiasi atas komitmen Yayasan Holong Ondolan dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Menurutnya, launching SPPG bukan sekadar seremoni, tetapi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi yang berkelanjutan.
Selanjutnya, Dr. Hendri Tumbur Simamora, SE., M.Si mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga SPPG Holong Ondolan 08 dapat berdiri dan siap melayani masyarakat, khususnya di Kecamatan Onan Ganjang. Ia menyebutkan bahwa mulai Senin (23/2/2026) pihaknya akan memulai pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar program berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran. Kehadiran Forkopimda serta pimpinan OPD dinilai sebagai bentuk komitmen bersama mengawal pelaksanaan program agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya para pelajar, sekaligus menjadi langkah nyata membangun SDM unggul di Humbang Hasundutan.
Bupati juga berpesan kepada seluruh pekerja dapur agar menyiapkan makanan bagi pelajar dan guru dengan penuh tanggung jawab serta kasih sayang seperti memasak untuk anak sendiri. Ia menekankan kualitas, kebersihan, dan kandungan gizi harus menjadi prioritas utama dalam setiap proses pengolahan makanan.
“Anggaplah ini untuk anak-anak kita sendiri. Masaklah dengan hati, jaga kebersihan dan kualitasnya. Jangan pernah mengurangi hak anak-anak kita,” tegasnya. (red/tam)



Tidak ada komentar