Header Ads


Petani Air Putih Gotong Royong Hempang Sungai Ramunia Atasi Kekeringan Sawah

Batu Bara – Lintas Publik, merespons keluhan petani terkait keringnya lahan persawahan di sejumlah desa di Kecamatan Air Putih, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bergerak cepat dengan memerintahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara untuk turun langsung ke lapangan bersama kelompok tani melakukan gotong royong penghempangan aliran Sungai Ramunia, Kabupaten Simalungun, Rabu (28/1/2026).

BACA JUGA Pencipta Lagu Batak Legendaris Soritua Manurung Tutup Usia 62 Tahun, Lagunya "Taboni Namartulang" 

Petani Air Putih Gotong Royong Hempang Sungai Ramunia Atasi Kekeringan Sawah/ist
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya darurat untuk mengalirkan air Sungai Ramunia ke saluran irigasi persawahan yang mengalami kekurangan pasokan air dalam beberapa waktu terakhir. Puluhan petani dari sejumlah desa di Kecamatan Air Putih bersama warga setempat sejak pagi hari turun langsung ke sungai dengan peralatan sederhana guna membangun tanggul sementara agar aliran air dapat diarahkan ke lahan pertanian.

Ketua Kelompok Tani ALS Desa Titi Payung, Rasyid, mengatakan penghempangan sungai ini merupakan solusi sementara untuk menjaga tanaman padi tetap mendapatkan suplai air. Menurutnya, penurunan debit air sungai berdampak langsung pada kondisi sawah dan berpotensi menurunkan hasil panen petani.

“Debit air menurun belakangan ini, kebutuhan air untuk sawah saat ini sangat mendesak. Kami sepakat bergotong royong agar air kembali mengalir ke persawahan,” ujar Rasyid.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan pertanian di wilayah Daerah Irigasi Perkotaan Kecamatan Air Putih.

Sementara itu, Kepala Desa Pasar Lapan, Hendrik Hutasoit, yang turut meninjau kegiatan tersebut, mengapresiasi kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat. Ia menilai kebersamaan warga menjadi solusi nyata di tengah keterbatasan infrastruktur irigasi.

“Pemerintah desa akan terus mendukung upaya masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan dan sektor pertanian,” katanya.

Setelah dilakukan penghempangan, aliran Sungai Ramunia mulai masuk ke saluran irigasi dan diharapkan mampu mencukupi kebutuhan air persawahan warga Desa Pasar Lapan dan sekitarnya. Pemkab Batu Bara pun berkomitmen terus merespons cepat setiap keluhan masyarakat demi mewujudkan Batu Bara yang bahagia dan sejahtera.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setdakab Batu Bara Rusian Heri serta Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara Hendra Kumara, S.P., M.M. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.