PLN Paparkan Progres Pemulihan Listrik ke Bupati Humbahas, Tiga Genset Dikerahkan
Doloksanggul - Lintas Publik, PLN melaksanakan audiensi dengan Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, untuk melaporkan perkembangan penanganan jaringan listrik pascabencana serta menyerahkan bantuan sembako dan genset. Pertemuan berlangsung Selasa, 9 Desember 2025 di Ruang Kerja Bupati, Perkantoran Bukit Inspirasi, Doloksanggul.
BACA JUGA Istri dan Gereja Hilang Dibawa Arus Banjir Bandang Tapteng, Ini Kesaksian Pdt Irwan Ritonga
![]() |
| PLN Paparkan Progres Pemulihan Listrik ke Bupati Humbahas, Tiga Genset Dikerahkan/ist |
Efron menjelaskan bahwa jalur sentral PLN kini telah pulih, namun sejumlah titik di desa-desa terdampak masih membutuhkan penanganan bertahap. Untuk mempercepat layanan, PLN membawa tiga unit genset yang langsung diarahkan ke daerah yang belum dapat dialiri listrik. Selain itu, melalui program PLN Peduli, bantuan sembako juga diserahkan untuk masyarakat terdampak.
Secara teknis, Lamhot Hendra memaparkan sejumlah progres perbaikan listrik di lokasi yang masih terkendala longsor, antara lain:
Sitapongan: Perbaikan dilakukan hingga pukul 23.00 WIB dan ditargetkan selesai hari ini.
Sanggaran I, Sijamapolang: Survei dan pengecekan trafo telah dilakukan bersama camat. Penanganan ditargetkan rampung hari ini.
Batunagodang Siatas: Akses jalan masih tertutup sehingga petugas menunggu jalur dapat dilalui.
Aek Riman dan Hauagong: Kendala terjadi karena jalur Doloksanggul–Pakkat hanya dapat dilalui kendaraan maksimal 4 ton. PLN akan menempuh jalur Parlilitan dengan dua unit fuso. Pengerjaan diperkirakan berlangsung 2–4 hari.
Sitonong: Perbaikan akan dilanjutkan setelah jalur utama Hauagong–Aek Riman pulih.
Bupati Oloan Nababan menyampaikan apresiasi kepada PLN atas kerja cepat dan kepedulian terhadap masyarakat Humbang Hasundutan. Ia menegaskan bahwa pemulihan listrik merupakan kebutuhan penting di tengah masa tanggap darurat.
“Terima kasih atas perhatian PLN. Sejumlah wilayah masih gelap dan kehadiran PLN sangat dibutuhkan. Dengan kebersamaan pemerintah, PLN, dan seluruh pemangku kepentingan, beban masyarakat dapat diringankan,” ujar Bupati.
Hingga kini, status tanggap darurat bencana di Humbang Hasundutan masih berlangsung selama tujuh hari dan dijadwalkan berakhir pada Rabu, 10 Desember 2025. Pemerintah berharap pemulihan jaringan listrik di seluruh titik terdampak dapat segera tuntas agar aktivitas warga kembali normal.




Tidak ada komentar