Header Ads


Wali Kota Pematangsiantar Instruksikan Posko Siaga Bencana Diaktifkan di Seluruh Kecamatan

Siantar –  Lintas Publik, Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, meminta seluruh camat segera mengaktifkan Posko Siaga Bencana di kantor kecamatan atau titik-titik strategis lainnya sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana. Instruksi ini dikeluarkan menyusul banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara.

BACA JUGA Banjir Bandang Hantam Desa Sialang, 510 Warga Sudah Mengungsi Lebih Dulu 

Wali Kota Pematangsiantar Instruksikan Posko Siaga Bencana Diaktifkan di Seluruh Kecamatan/ist
Hal tersebut disampaikan Wesly dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana di Ruang Data Pemko Pematangsiantar, Kamis (27/11/2025) sore.

Dalam Rakor tersebut, Wesly meminta seluruh camat berkoordinasi dengan Forkopimcam, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan, serta unsur masyarakat lainnya. Camat juga diminta segera menyampaikan laporan jika terdapat korban, kerusakan, atau kebutuhan mendesak di wilayah masing-masing.

Selain itu, camat diminta menggerakkan kelurahan untuk melakukan pendataan dampak bencana dan mengajak masyarakat membersihkan drainase lingkungan guna mencegah banjir.

BPBD Diminta Jadi Leading Sector Penanganan Bencana

Kepada BPBD Kota Pematangsiantar, Wesly memberikan sejumlah instruksi khusus:

  • Memantau curah hujan, tinggi muka air, dan pergerakan tanah
  • Memberikan peringatan dini kepada masyarakat
  • Mengaktifkan pos komando darurat
  • Melakukan sosialisasi mitigasi bencana, penanda jalur evakuasi, dan kesiapsiagaan keluarga

“BPBD harus menjadi leading sector dalam penanganan bencana,” tegasnya.

Instruksi juga diberikan kepada Dinas PUTR dan Dinas PKP. Keduanya diminta memantau kondisi sungai, drainase, jembatan, tanggul, hingga lereng rawan longsor. Mereka juga harus memastikan seluruh sistem aliran air berfungsi dengan baik untuk mengurangi risiko banjir.

Wesly meminta perangkat daerah lainnya—Dinsos P3A, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP—untuk siaga sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Koordinasi lintas OPD akan dipimpin langsung oleh Sekda Kota Pematangsiantar.

Ketua DPRD: Semua Harus Siaga 24 Jam

Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Timbul Marganda Lingga SH, menegaskan bahwa kondisi cuaca saat ini sangat dinamis dan tidak menentu. Ia mengimbau seluruh pihak tetap waspada dan responsif terhadap potensi bencana.

“Jangan ada yang mematikan HP. Kejadian bisa datang tiba-tiba, bahkan tengah malam. Posko siaga bencana di kecamatan harus segera diwujudkan,” ujarnya.

Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana SSos MMAS MHan, menyampaikan bahwa cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi beberapa bulan ke depan. Bencana banjir yang melanda Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Langkat, dan Deli Serdang harus menjadi peringatan.

“Siantar memang jarang terdampak banjir, tapi harus tetap diantisipasi,” jelasnya. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.