Wali Kota Pematangsiantar Dorong PHBS Cegah Stunting di Tingkat Kelurahan
Siantar – Lintas Publik, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mencegah stunting di lingkungan keluarga. Upaya ini harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, hingga para pemangku kepentingan.
BACA JUGA Banjir Bandang Hantam Desa Sialang, 510 Warga Sudah Mengungsi Lebih Dulu
![]() |
| Wali Kota Pematangsiantar Dorong PHBS Cegah Stunting di Tingkat Kelurahan/ist |
Dalam sambutannya, Wesly menjelaskan bahwa PHBS merupakan upaya menularkan perilaku hidup bersih dan sehat baik dalam lingkup individu, keluarga, maupun masyarakat. Lingkungan bersih dan sehat diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup serta mencegah stunting—salah satu program prioritas nasional yang harus dilaksanakan secara holistik, integratif, dan berkualitas.
Wesly mengapresiasi seluruh panitia dan peserta yang berperan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, Lomba PHBS tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk menerapkan pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari.
“Saya mengajak semua bersatu dan mendukung program pemerintah menciptakan masyarakat yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” katanya.
Wesly meminta camat, lurah, dan OPD terkait untuk bekerja sama membenahi kelurahan peserta lomba, termasuk menggerakkan TP PKK, tokoh masyarakat, lansia, RT, RW, serta Dasa Wisma. Mereka juga diminta memantau kegiatan yang telah maupun belum dilaksanakan.
Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Ny Liswati Wesly Silalahi, menegaskan bahwa Lomba PHBS bukan hanya ajang kompetisi, melainkan motivasi dan evaluasi agar masyarakat terus menerapkan hidup bersih dan sehat.
“Tujuannya meningkatkan kemandirian mencegah dan menanggulangi masalah kesehatan di lingkungan kita,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas P2KB Kota Pematangsiantar, dr Aulia Sukri Sambas MKM, menjelaskan bahwa Supervisi Lomba PHBS bertujuan meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu mencegah penyakit infeksi maupun noninfeksi yang dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian.
“Keluarga sehat adalah keluarga yang produktif,” sebutnya. Aulia juga menegaskan peran PKK sebagai penggerak masyarakat untuk mempercepat terwujudnya keluarga sehat.
Daftar Kelurahan Peserta Lomba PHBS 2025
Delapan kelurahan yang menjadi sasaran supervisi Lomba PHBS adalah:
- Kelurahan Pematang Marihat (Kecamatan Marimbun)
- Kelurahan Kahean (Siantar Utara)
- Kelurahan Martimbang (Siantar Selatan)
- Kelurahan Merdeka (Siantar Timur)
- Kelurahan Naga Pitu (Siantar Martoba)
- Kelurahan Bantan (Siantar Barat)
- Kelurahan Setia Negara (Siantar Sitalasari)
- Kelurahan BP Nauli (Siantar Marihat)
Kegiatan supervisi ini turut dihadiri narasumber, pimpinan OPD, camat, lurah, serta pengurus TP PKK Kota Pematangsiantar. (RED/TAM)



Tidak ada komentar