Header Ads


Hapuskan Pungli dari Guru dan Siswa Miskin di Siantar

LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Gerah dengan berbagai pungutan liar yang dibebankan kepada siswa,padahal pemerintah telah mengucurkan berbagai dana untuk meringankan biaya pendidikan terutama siswa tidak mampu,membuat elemen ini bergerak dan menuntut Disdik Siantar menindak kepala sekolah.

Demo masyarakat agar  dihapusnya Pungutan liar disekolah di kota Siantar
Demo masyarakat agar  dihapusnya Pungutan liar disekolah di kota Siantar
Hal itu didengungkan Mara Salem Harahap saat memimpin aksi demonstrasi LSM Lembaga Aspirasi Seruan Peduli Rakyat (Lasser) Siantar-Simalungun di depan kantor Dinas Pendidikan Kota Siantar, Kamis (21/1/2016).

Dalama orasinya di hadapan puluhan pengunjukrasa, Marah Salim Harahap mengatakan, pemerintah telah mengucurkan dana berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membantu siswa siswi miskin.

Dengan adanya dana BOS ini, maka siswa seharusnya dibebaskan dari segala pungutan, sumbangan, maupun iuran.

"Jika masih ada siswa dana BOS setelah digunakan untuk membiayai siswa miskin, maka dana itu dapat digunakan untuk mensubsidi siswa lainnya,"katanya.

Kenyataannya, jelas Mara Salem, para kepala sekolah di kota itu masih saja melakukan pungutan liar, sehingga pendidikan di kota itu belum sepenuhnya gratis. Malahan yang terjadi, untuk bisa belajar, orangtua siswa masih harus bayar mahal.

Komite sekolah di tingkat sekolah lanjutan atas (SMA) yang harusnya membantu mencari dana untuk meringankan bebas siswa malah mengamini pungutan liar dengan menyetujui pengutupan uang komite sekolah sebesar Rp 60 ribu per bulan.

"Hentikan pengutipan uang komite sekolah sebesar Rp 60 ribu per bulan di semua sekolah setingkat SLTA Negeri di Kota Siantar,"serunya.

Hal yang lebih parah lagi, tambah Mara Salem, dalam penyaluran dana BOS itu, oknum yang berwenang di Disdik Siantar juga melakukan penyimpangan dengan melakukan pemotongan dana BOS, hingga dana yang diterima sekolah tak sesuai dengan jumlah yang seharusnya.

"Hentikan pungli terhadap guru-guru, hentikan pungli dana BOS yang diduga dilakukan oleh oknum yang berwenang di Dinas Pendidikan Kota Siantar,"jelasnya.

Aksi yang dilakukan satu jam lebih tersebut,sempat mengakibatkan macet yang parah.Karena para pendemo, menyampaikan aspirasinya sedikit masuk ke badan jalan.Para pendemo,akhirnya dimediasi oleh Kapolsek Siantar Barat untuk bertemu dengan Kepala Dinas Pendikan Resman Panjaitan.


Penulis   : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.