PNS "Bermain" Proyek, Dinas PU Siantar Diserbu
LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Lembaga Aspirasi Seruan Peduli Rakyat Siantar-Simalungun (LSM LASSER) menggruduk kantor Dinas PU dan Bina Marga Kota Pematangsiantar,Senin (2/11/2015)
LSM tersebut menyoroti pengerjaan ratusan paket di dinas tersebut yang diduga dikerjakan oleh oknum-oknum PNS tersebut.Bahkan, ada dugaan modus KKN dalam penentuan pemenang tender yang melibatkan anak petinggi di dinas tersebut. Dan juga,penentuan pemenang tender berdasarkan unsur kedekatan rekanan dengan petinggi di dinas PU dan Bina Marga.Sehingga rekanan lokal gigit jari karena tak dapat proyek.
![]() |
| LSM LASSER mendemo dinas PU Siantar |
"Ada beberapa petinggi di dinas itu yang mengerjakan proyek yang di dinas itu, diantaranya Kepala Dinas PU Bina Marga Rupinus Simanjuntak, Tony Simanjuntak, dan Bendahara Dinas PU Salim Tarigan, dan Juniar Tampubolon,"ucapnya.
"Juniar Tampubolon mengerjakan proyek di Jalan MH Sitorus, Salim Tarigan di Jalan Gereja,dan Tony Simatupang di depan Polres Siantar," jelasnya
Parahnya lagi, akibat adanya praktik KKN, puluhan paket proyek di dinas itu dikerjakan oleh sejumlah anggota DPRD Siantar dan anggota DPRD Tapanuli Utara.
"Agar aksi mereka ini tak ketahuan, mereka ini meminjam perusahaan orang lain. Mereka ini rekanan siluman, mafia proyek,"ujarnya.
Menurutnya, tindakan monopoli proyek di dinas PU yang sudah berlangsung lama ini sangat tak wajar dan jelas sangat merugikan para kontraktor lokal.
"Akibat adanya monopoli dan KKN, para kontraktor lokal tak pernah dapat pekerjaan. Padahal, mereka juga membayar pajak,"ungkapnya.
"Kami meminta PNS di Dinas PU Bina Marga Siantar jangan lagi main proyek. Kepada Kepala Dinas PU kami meminta jangan lagi melakukan korporasi dengan kontraktor dari luar daerah demi terciptanya pembangunan dan kesinambungan SDM kontraktor lokal,"tambahnya.
Sementara Sekretaris Dinas PU dan Bina Marga Jhonson Tambunan mengatakan akan menyampaikan tuntutan pendemo terhadap pimpinannya.
Penulis : franki Editor : tagor
Penulis : franki Editor : tagor





Tidak ada komentar