Tender Parkir Gagal ,Target 2,6 Milyar dipertanyakan?
LINTAS PUBLIK – SIANTAR, Rapat kerja Pansus LKPJ T.A 2014 dan LKPJ AMJ
Walikota Periode 2010-2015 dengan Dinas Perhubungan, Informasi dan
Komunikasi terungkap bahwa tender parkir gagal karena berdasarkan
verifikasi pengaju tender tidak ada yang memenuhi syarat.Senin
(25/05/2105)
Hal itu terungkap,Ketika anggota pansus Asrida Sitohang menanyakan soal
tender parkir yang ditangani oleh Dishubkominfo.
“Saya mau bertanya soal tender parkir, sudah sejauh mana perkembangannya,” Ucap Asrida anggota Pansus tim B. Agustinus Sitorus sebagai kepala UPTD Parkir serta sebagai tim Pokja mengatakan bahwa tender parkir berakhir dengan gagal.
" Saat ini tender parkir gagal karena tidak ada yang lulus dari verifikasi kami," ucapnya .
Menanggapi itu, Asrida meminta kepada Dishubkominfo menunda tender parkir hingga tahun depan. Namun, saran Asrida ini dibantah oleh Hendra Pardede yang menyebut bahwa usul memihak ketigakan parkir merupakan dari DPRD sendiri spesifiknya komisi III.Yang mana,selama ini PAD parkir selalu bocor atau tidak mencapai target.
" Loh ngapain malu kita, orang enggak lulus verifikasi kok," Jawab Asrida terhadap bantahan Hendra Pardede.
Setelah itu, Hendra mengamini, bahwa Dishubkominfo terlalu lama melakukan tender parkir. " Sebenarnya memang terlalu lama itu ditenderkan, coba dari bulan Januari mungkin saja bisa, apa lagi dengan target PAD Rp 2,6 Milyar, padahal sudah pertengahan tahun, apa sanggup pihak ketiga mencapai target itu selama enam bulan ini?," Ucap Hendra .
Asrida juga menambahkan bahwa dalam memihak ketigakan parkir Dishubkominfo harus melihat dari berbagai aspek untuk memilih pemenang tender. " Dishubkominfo juga harus melihat pengalaman dibidang perparkiran, dan ini kita tunda agar menjalankan aturan yang benar,enggak perlu malu," Jawab Asrida. fra/t
“Saya mau bertanya soal tender parkir, sudah sejauh mana perkembangannya,” Ucap Asrida anggota Pansus tim B. Agustinus Sitorus sebagai kepala UPTD Parkir serta sebagai tim Pokja mengatakan bahwa tender parkir berakhir dengan gagal.
" Saat ini tender parkir gagal karena tidak ada yang lulus dari verifikasi kami," ucapnya .
Menanggapi itu, Asrida meminta kepada Dishubkominfo menunda tender parkir hingga tahun depan. Namun, saran Asrida ini dibantah oleh Hendra Pardede yang menyebut bahwa usul memihak ketigakan parkir merupakan dari DPRD sendiri spesifiknya komisi III.Yang mana,selama ini PAD parkir selalu bocor atau tidak mencapai target.
" Loh ngapain malu kita, orang enggak lulus verifikasi kok," Jawab Asrida terhadap bantahan Hendra Pardede.
Setelah itu, Hendra mengamini, bahwa Dishubkominfo terlalu lama melakukan tender parkir. " Sebenarnya memang terlalu lama itu ditenderkan, coba dari bulan Januari mungkin saja bisa, apa lagi dengan target PAD Rp 2,6 Milyar, padahal sudah pertengahan tahun, apa sanggup pihak ketiga mencapai target itu selama enam bulan ini?," Ucap Hendra .
Asrida juga menambahkan bahwa dalam memihak ketigakan parkir Dishubkominfo harus melihat dari berbagai aspek untuk memilih pemenang tender. " Dishubkominfo juga harus melihat pengalaman dibidang perparkiran, dan ini kita tunda agar menjalankan aturan yang benar,enggak perlu malu," Jawab Asrida. fra/t




Tidak ada komentar