Header Ads


Menteri Hukum Mengeluh, Lapas Siantar Penuh dan 50 Persen di Huni Pelaku Narkoba

LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Kondisi Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II Siantar telah penuh. Bahkan, petugas Lapas yang menjaga tidak sebanding dengan penghuni lapas.

" Saat ini penghuni Lapas berjumlah 1190 orang. Penghuni Lapas yang berjumlah 1190 ini, membuat Lapas sesak. Bahkan,petugas Lapas untuk menjaga warga binaan sangat minim, hanya berjumlah 9 orang, jadi saat ini kita Under Start," ujar Menkum dan Ham Yasonna Hamonangan Laoly kepada Lintas Publik Online,usai keluar dari Lapas Siantar,Senin (25/05/2015).
Menteri hukum dan Ham Yasonna Hamongan laoly
bersama dengan petugas Lapas klas II Pematangsiantar

Yasonna yang merupakan kader PDIP ini menuturkan bahwa penghuni Lapas Siantar hampir 50 persen tersandung kasus narkoba.

Paling banyak itu tahanan narkoba hampir 50 persen,ini yang menjadi persoalan kita sekarang. Melihat dinamika ini,Pemerintah mencurahkan perhatian keras terhadap pemberantasan narkoba.Bukan hanya di Siantar saja,seluruh daerah pun mengalami hal yang sama.


"Masih adanya permintaan dari dalam lapas,membuat petugas Lapas mengambil kesempatan. Untuk satu ini, pihaknya tidak akan main-main. Ada sanksi berat,bila petugas Lapas ikut terlibat,"tegas Yasonna mengingatkan petugas Lapas agar tidak tergoda atau terjerumus dengan peredaran narkoba.
  

Petugas Lapas klas II Siantar saat bertugas.
 Ditambahkan Yasonna,adanya petugas Lapas yang tertangkap membawa sabu, membuat penjagaan Lapas kini diperketat. Pemeriksaan bukan lagi dengan keluarga pengunjung, tetapi terhadap staf.


Saya sudah perintahkan Irjen dan Dikjen PAS untuk menyelidiki keterlibatan petugas Lapas tersebut. Pidananya berat, bahkan diancam hukuman mati. Begitu BAP keluar,yang bersangkutan akan langsung dipecat,"jelas Yasonna mewanti-wanti petugas Lapas 



Terkait MoU dengan TNI, Yasonna juga membeberkan, melakukan kerja sama penyelenggaraan tugas dan fungsi permasyarakatan. Dalam nota kesepahaman tersebut, Kemenkum dan Ham serta TNI menyepakati kerja sama dalam hal pengamanan, pembinaan warga binaan permasyarakat dan peningkatan kapasitas petugas pemasyarakatan. BACA JUGA  Kunjungan Menkumham Ke Lapas Siantar,Wartawan Dilarang Meliput


Dengan begitu, TNI akan di BKO kan penugasan dan penyaluran personel TNI sebagai petugas pemasyarakatan.

 " Kemenkum dan HAM sangat butuh itu secepatnya, saat ini Lapas Nusakambangan dan Lapas di Jakarta sudah ada TNI yang di BKO kan,"ucapnya.  Fra/t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.