Skripsi Mahasiswa Dibawa OTK di Depan Universitas HKBP Nommensen Siantar, Pemilik Fotokopi Harap Dikembalikan
Siantar – Lintas Publik, Sejumlah skripsi mahasiswa yang telah selesai dicetak dan dijilid diduga terbawa oleh orang tidak dikenal (OTK) dari sebuah usaha fotokopi di Jalan Sangnaualuh Damanik, tepat di depan gerbang Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 16.47 WIB.
BACA JUGA Divana Adetama Sitohang, Mahasiswi UNIMED Tekuni Seni Tari, Budaya Nusantara dan Bisnis Kreatif
![]() |
| Skripsi Mahasiswa Dibawa OTK /CCTV Alex Foto Copy/tama. |
Menurut keterangan pekerja Alex Fotokopi, ketiga buku skripsi tersebut terdiri dari sekitar 720 lembar. Skripsi itu sebelumnya telah selesai dicetak dan dijilid sehingga tinggal menunggu diambil oleh pemesan dan dilakukan pembayaran.
“Ada tiga set buku yang sudah selesai dijilid dibawa oleh orang yang tidak kami kenal. Ketiga buku itu berisi sekitar 720 lembar. Kerugian kami mencapai ratusan ribu rupiah,” ujar seorang pekerja Alex Fotokopi yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Pihak usaha fotokopi menyayangkan kejadian tersebut karena pekerjaan yang sudah selesai harus kembali dipertanggungjawabkan oleh petugas yang bekerja di lokasi.
Meski demikian, pihak fotokopi tidak ingin terburu-buru menuduh orang yang membawa buku tersebut sebagai pelaku pencurian. Mereka menduga skripsi tersebut bisa saja terbawa secara tidak sengaja, mengingat saat kejadian yang bersangkutan juga membawa buku lain yang hendak difotokopi.
“Kami berharap buku-buku itu bisa dikembalikan. Kami tidak menuduh, karena bisa saja dia tidak sengaja membawanya. Saat itu dia juga membawa buku yang hendak difotokopi. Mungkin karena terburu-buru dan pekerjaan kami cukup banyak, buku yang berada di atas etalase kaca ikut terbawa,” jelasnya, bahwa kejadian itu terekam CCTV.
Pihak Alex Fotokopi juga berharap mahasiswa yang memiliki skripsi tersebut tidak mengalami kerugian lebih besar akibat kejadian ini. Selain nilai biaya pencetakan dan penjilidan, dokumen skripsi merupakan hasil pekerjaan akademik mahasiswa yang memiliki nilai penting bagi penyelesaian pendidikan mereka.
Pekerja fotokopi tersebut mengatakan pihaknya masih memberikan kesempatan kepada orang yang membawa buku tersebut untuk mengembalikannya secara baik-baik.
Pihak usaha memberikan batas waktu hingga Rabu siang, 7 Oktober 2026, agar buku-buku skripsi tersebut dapat dikembalikan.
“Kalau sampai batas waktu itu tidak ditemukan juga, kami terpaksa menyebarkan rekaman video ketika orang tersebut membawa buku. Dalam rekaman itu terlihat cukup jelas orangnya dan buku yang dibawanya,” katanya.
Pihak Alex Fotokopi berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik tanpa perlu memperluas masalah. Mereka meminta siapa pun yang merasa membawa tiga set buku skripsi tersebut agar segera mengembalikannya ke tempat fotokopi di Jalan Sangnaualuh Damanik, tepat di depan gerbang Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas orang yang membawa buku tersebut belum diketahui. Tidak disebutkan pula adanya laporan resmi kepada kepolisian terkait kejadian tersebut.
Pihak fotokopi masih berharap buku-buku skripsi itu dapat kembali sehingga mahasiswa pemiliknya tidak dirugikan dan pekerjaan yang telah dilakukan dapat diselesaikan dengan baik. (red/tam)






Tidak ada komentar