Lestarikan Adat Batak, PSSAB Pematangsiantar Gelar Sosialisasi dan Simulasi Paradaton
Siantar - Lintas Publik, Parsadaan Situmorang Sipitu Ama dohot Boruna (PSSAB) Kota Pematangsiantar menggelar sosialisasi dan simulasi pelaksanaan adat Batak Toba sebagai upaya menyamakan pemahaman serta melestarikan nilai-nilai adat di kalangan pomparan Tuan Situmorang.
BACA JUGA Ketua Umum Situmorang Sipitu Ama Lantik DPW Sumut III dan IV, Pastor Moses : Situmorang Pembawa Terang
![]() |
| PSSAB Pematangsiantar Gelar Sosialisasi dan Simulasi Paradaton, sepakat Menjalankan Adat Batak Toba disetiap sektor /ist |
Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PSSAB Kota Pematangsiantar, Peltu (Purn) Abner Sitohang, mengatakan sosialisasi dan simulasi paradaton sangat penting untuk membekali generasi muda Situmorang, khususnya mereka yang nantinya akan menjalankan peran sebagai parsinabul maupun parhata dalam berbagai kegiatan adat.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyamakan langkah atau tata pelaksanaan adat Batak di setiap sektor PSSAB, sehingga pelaksanaan adat tetap memiliki dasar dan pemahaman yang sejalan.
BACA JUGA Pakai Tali-tali Batak, PSSAB Periode 2022-2027 Dilantik, Abner Sitohang Ketua
![]() |
| Peserta Sosialisasi dan Simulasi Paradaton PSSAB Kota Pematangsiantar Terlihat Kompak bersama/ist |
"Ini sangat perlu dilaksanakan. Bagaimana pomparan Ompu Tuan Situmorang menyamakan 'langka' dalam pelaksanaan adat di sektor masing-masing. Pelaksanaan adat dapat dijalankan dengan baik, tidak tumpang tindih, dan memiliki pemahaman yang sama," ujar Abner Sitohang.
Abner didampingi Sekretaris DPC PSSAB Kota Pematangsiantar St. Apul Situmorang, S.Pd., M.M., serta Bendahara DPC Ir. Syarifuddin Ompusunggu.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir perwakilan Pengurus PSSAB Wilayah Sumatera Utara 3, Saut Situmorang, Seksi Paradaton St. Ir. Hasan Situmorang dan Efranzah Sitohang. Materi sosialisasi dan simulasi disampaikan oleh St. Sangkot MT. Sitohang, S.Pd., M.Si.
BACA JUGA Kelahiran 1945 Dapat Kado HUT Situmorang Sipitu Ama Kota Siantar
![]() |
| St. Sankot Sitohang Memberikan Penjelasan Tentang Paradaton Batak Toba untuk PSSAB Kota Pematangsiantar/ist |
Salah seorang peserta dari kalangan generasi muda Situmorang Sipitu Ama Kota Pematangsiantar, Yeyen Sitohang, menyampaikan bahwa sosialisasi paradaton tersebut sangat penting. Menurutnya, perkembangan zaman membuat sebagian generasi muda semakin membutuhkan pemahaman langsung mengenai tata pelaksanaan adat Batak.
"Terima kasih kepada semua pengurus PSSAB Kota Siantar, terimaksih kepada orangtua kami yang peduli kepada generasi muda Situmorang untuk terus melestarikan adat Batak yang benar. Melalui sosialisasi ini kami lebih memahami pelaksanaan adat Batak, baik dalam acara sukacita maupun dukacita," ungkap Yeyen.
Pelaksanaan kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Rony Reynaldo Situmorang, SH, MIP, yang mendukung program PSSAB Kota Pematangsiantar dalam menjaga dan meneruskan nilai-nilai adat Batak kepada generasi muda.
BACA JUGA Seminar Adat SITUMORANG Sipitu Ama Sukses, Jangan Asal Buat Sijagaron?
![]() |
| Peserta Sosialisasi dan Simulasi Paradaton Serius Mendengarkan Memaparan/ist |
Simulasi tersebut menggunakan pagori, yakni daging babi yang telah ditata sebagai bagian dari gambaran pembagian jambar dalam pelaksanaan acara adat Batak.
Melalui sosialisasi dan simulasi ini, PSSAB Kota Pematangsiantar berharap pemahaman mengenai paradaton dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Dengan demikian, nilai-nilai adat Batak Toba, tata pelaksanaan adat, serta peran setiap unsur dalam acara adat dapat tetap dipahami dan dilestarikan di tengah perkembangan zaman.
Acara yang menarik perhatian, bagaimana peserta saling berbagai argumen bagaimana suatu acara batak bila ingin berbagi jambar kepada tulang "Rorobot", apakah status tulang Rorobot diambil dari silsilah ibu atau istri dari yang melaksanakan adat, dan kesimpulan (keputusan) itu sudah menjadi catatan bagi pengurus PSSAB kota Pematangsiantar, yang nantinya dibagikan kepada seluruh pengurus sektor masing-masing.. (red/tag)









Tidak ada komentar