Header Ads


Pakpak Bharat Perkuat Pelestarian Adat dan Dorong Ekonomi Kreatif

Pakpak Bharat - Lintas Publik,  Tradisi adat "Menggustungken Sebban Mi Nagguru Ketaring" menjadi penanda resmi dibukanya Pesta Budaya Oang-Oang Kabupaten Pakpak Bharat 2026 di Lapangan Napa Sengkut, Salak. Prosesi penyalaan api pada tungku adat dilakukan secara bersama-sama oleh Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, tokoh budaya, serta berbagai elemen masyarakat sebagai simbol persatuan dan semangat melestarikan budaya Pakpak.

BACA JUGA   Boru Batak, AKBP Helen Simanjuntak Kapolres Perempuan Pertama di Bangka Barat   

Pakpak Bharat Perkuat Pelestarian Adat dan Dorong Ekonomi Kreatif/ist
Pesta Budaya Oang-Oang 2026 menghadirkan beragam kegiatan bernuansa budaya, seperti lomba membaca dan menulis aksara Pakpak, lomba Tatak Pakpak, vokal grup lagu daerah, fashion show busana adat Pakpak, hingga berbagai perlombaan tradisional lainnya. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan sektor ekonomi kreatif.

Dalam sambutannya, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian budaya. Upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan Balai Budaya, penerbitan Perda Nomor 8 Tahun 2026 tentang Lembaga Adat Sulang Silima Marga-Marga Pakpak Suak Simsim, serta Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2026 mengenai pakaian adat Pakpak.

Pembukaan acara turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan perwakilan daerah tetangga. Hadir pula Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset, dan Sumber Daya Alam, H. Parlindungan Pane, S.H., M.Si, yang mewakili Gubernur Sumatera Utara. Pesta budaya ini diharapkan semakin memperkuat identitas budaya Pakpak sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya di Sumatera Utara. (red/tam/Diskom)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.