Header Ads


DMI Pematangsiantar Dilantik, Ini Pesan Wali Kota Wesly Silalahi

Siantar - Lintas Publik, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi mengajak Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pematangsiantar Periode 2025-2030 untuk menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat dan pembangunan masyarakat. 

BACA JUGA  Ompu i Pdt. Kasianus Sirait, Ephorus HKBP Pertama Orang Batak, Ini Daftar Ephorus Dari Masa ke Masa     

DMI Pematangsiantar Dilantik, Ini Pesan Wali Kota Wesly Silalahi/ist
Ajakan itu disampaikan Wesly saat menghadiri Pelantikan Pengurus DMI Kota Pematangsiantar di Masjid Raya, Jalan Masjid, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Minggu (30/8/2026) malam.

Mengusung tema “Memakmurkan Masjid, Dimakmurkan Umat, Mewujudkan Kota Pematangsiantar Religius, Harmonis, dan Berkemajuan”, kegiatan tersebut dirangkai dengan pemberian santunan kepada 101 anak yatim piatu serta santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga marbot masjid yang telah meninggal dunia.

Wesly menyampaikan selamat kepada pengurus DMI yang baru dilantik dan berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta semangat pengabdian.

Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pendidikan, pembinaan generasi muda, kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi umat, sekaligus memperkuat persaudaraan dan persatuan masyarakat.

“Masjid harus semakin makmur dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Mari kita jadikan momentum pelantikan ini sebagai awal memakmurkan masjid dan memakmurkan masyarakat melalui masjid,” ujar Wesly.

Ketua DMI Kota Pematangsiantar Periode 2025-2030, Drs HM Natsir Armaya Siregar, menegaskan amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar di hadapan Allah SWT. Ia menyebut DMI akan mendorong masjid menjadi pusat peradaban, edukasi, dakwah, moderasi beragama, serta pemberdayaan sosial dan ekonomi jamaah.

Ketua PW DMI Sumut H Irhamuddin Siregar MA juga mendorong pengurus menghadirkan program inovatif agar generasi muda semakin nyaman dan tertarik memakmurkan masjid.

Sementara itu, Tuan Guru Batak (TGB) Syeikh Dr H Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk MA dalam tausiyahnya mengingatkan bahwa masjid sejak zaman Rasulullah merupakan pusat pembangunan peradaban dan perekat persatuan bangsa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, sejumlah pejabat Pemko Pematangsiantar, MUI, pengurus BKM Masjid Raya, serta pimpinan organisasi Islam se-Kota Pematangsiantar. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.