Header Ads


Pemko Pematangsiantar Kukuhkan Kader Lingkungan Hidup

Siantar - Lintas Publik, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 sekaligus Sosialisasi dan Pengukuhan Kader Lingkungan Hidup Kota Pematangsiantar Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Rabu (24/06/2026).

BACA JUGA  Hotmarojak Siringoringo Viral di Media Sosial, Guru Agama yang Toleransi dan Menginspirasi Lewat Budaya Batak   

Pemko Pematangsiantar Kukuhkan Kader Lingkungan Hidup/ist
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely membuka secara resmi kegiatan tersebut. Pengukuhan kader lingkungan hidup ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakan Happy Oikumenis Daely, disebutkan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Menurut Wesly, berbagai persoalan lingkungan yang saat ini dihadapi, seperti meningkatnya volume sampah, pencemaran lingkungan, perubahan iklim, berkurangnya ruang terbuka hijau, hingga rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Menjaga lingkungan hidup bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat,” ujar Wesly dalam sambutannya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pematangsiantar terus berkomitmen mendorong pembangunan berwawasan lingkungan melalui berbagai program yang mendukung pengurangan sampah, peningkatan kualitas lingkungan hidup, serta penguatan partisipasi masyarakat.

Salah satu tantangan terbesar yang saat ini menjadi perhatian adalah persoalan pengelolaan sampah. Karena itu, sejalan dengan kebijakan nasional dan arahan Kementerian Lingkungan Hidup, Pemko Pematangsiantar mendorong percepatan pelaksanaan pemilahan sampah dari sumber atau rumah tangga.

Dalam upaya tersebut, kader lingkungan hidup memiliki peran penting sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Selain menjadi penyampai informasi, kader lingkungan juga diharapkan mampu menggerakkan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup ramah lingkungan.

Wesly berharap para kader yang telah mengikuti sosialisasi dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, menggerakkan kegiatan gotong royong kebersihan, mendorong pembentukan bank sampah, mengajak warga melakukan pemilahan sampah dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri di Kota Pematangsiantar.

“Mari kita budayakan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bagian dari kehidupan sehari-hari. Lingkungan yang bersih merupakan warisan terbaik bagi generasi mendatang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pematangsiantar Arri Suaswandhy Sembiring SSTP MSi dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kader lingkungan di setiap kelurahan agar mampu menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Ia menjelaskan, tema Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 adalah “Bersama Menjaga Lingkungan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan.” Tema tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mengatasi berbagai persoalan lingkungan.

“Kami berharap seluruh kader lingkungan yang dikukuhkan mampu menjadi agen perubahan dan pelopor budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat serta mendukung program-program Pemerintah Kota Pematangsiantar di bidang lingkungan hidup,” ujar Arri.

Melalui kegiatan ini, Pemko Pematangsiantar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan terus meningkat sehingga tercipta kota yang bersih, hijau, sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh warga. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.