BNPB Catat Banjir di Parigi Moutong Akibat Luapan Sungai Toribulu, Waspada Cuaca Ekstrem
Parigi Moutung - Lintas Publik, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimpun sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam periode Minggu (7/6/2026) pukul 07.00 WIB hingga Senin (8/6/2026) pukul 07.00 WIB.
BACA JUGA Mengenang Kolonel Pol. (Purn.) Nelly Pauna Situmorang, Salah Satu Pelopor Polisi Wanita Pertama di Indonesia
![]() |
| BNPB Catat Banjir di Parigi Moutong Akibat Luapan Sungai Toribulu/ist |
Akibat luapan sungai tersebut, dua desa di Kecamatan Toribulu terdampak, yakni Desa Toribulu dan Desa Sienjo. Selain menggenangi sejumlah wilayah, banjir juga berdampak diwilayah dan sektor pertanian masyarakat.
Data sementara menunjukkan sekitar lima hektare area persawahan di Desa Toribulu terdampak genangan banjir. Sementara itu, di Desa Sienjo, sekitar tiga hektare area persawahan turut terdampak akibat meluapnya Sungai Toribulu.
Menanggapi kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong bersama unsur terkait telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan dampak bencana. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa setempat guna mempercepat penanganan serta langkah antisipasi lanjutan.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih berpeluang terjadi, terutama banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang dipicu oleh tingginya curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
Masyarakat juga diharapkan aktif memantau informasi resmi yang disampaikan oleh pemerintah daerah, BPBD, BMKG, maupun PVMBG. Apabila terdapat peningkatan ancaman bencana, warga diminta segera melakukan langkah-langkah mitigasi dan evakuasi sesuai arahan petugas guna meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian material.
"Kesiapsiagaan dan respons cepat dari seluruh unsur pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mengurangi dampak bencana," demikian disampaikan BNPB melalui akun resmi dan laporan kebencanaan harian yang dirilis pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 11.07 WIB. (red/BNPB)




Tidak ada komentar