Header Ads


Bersama Uskup Mgr. Fransiskus Sinaga, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Groundbreaking Huntap Terpadu untuk Korban Bencana di Lubuk Ampolu

Tapteng - Lintas Publik,  Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, SH, MH, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Terpadu bagi masyarakat korban bencana alam di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Rabu (3/6/2026). Program ini menjadi bagian penting dari percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah pada November 2025.

 BACA JUGA  Mengenang Kolonel Pol. (Purn.) Nelly Pauna Situmorang, Salah Satu Pelopor Polisi Wanita Pertama di Indonesia  

Bersama Uskup Mgr. Fransiskus Sinaga, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Groundbreaking Huntap Terpadu untuk Korban Bencana di Lubuk Ampolu/ist
Kegiatan diawali dengan ibadah pemberkatan yang dipimpin oleh Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, sebagai bentuk doa dan harapan agar pembangunan berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak.

Dalam sambutannya, Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi kepada Caritas Indonesia dan Keuskupan Sibolga yang telah berperan aktif membantu korban bencana melalui pembangunan hunian tetap yang layak dan aman.

“Pemkab Tapanuli Tengah mengucapkan banyak terima kasih kepada Caritas Indonesia, Keuskupan Sibolga, dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam proses penyediaan lahan hingga pembangunan Huntap ini,” ujar Masinton.

Menurutnya, pembangunan hunian tetap tidak hanya menyediakan tempat tinggal baru bagi warga, tetapi juga menjadi simbol kepedulian, solidaritas, dan harapan baru bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Pemkab Tapteng, kata Masinton, berkomitmen mendukung penuh proyek tersebut, termasuk penyediaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) seperti jaringan listrik dan air bersih.

Sementara itu, Direktur Program EA 23/2025 Sibolga, Pastor Walter Manurung, menjelaskan bahwa sebanyak 36 unit Huntap akan dibangun di Desa Lubuk Ampolu melalui sinergi antara Keuskupan Sibolga dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Perwakilan warga penerima manfaat, Adrianus Laoly, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap pembangunan Huntap dapat segera selesai sehingga warga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman.

Pembangunan Huntap Terpadu ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi kemanusiaan dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0211/TT Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, jajaran OPD, Camat Badiri, perwakilan Polsek Pinangsori, Kepala Desa Lubuk Ampolu, Keuskupan Sibolga, serta masyarakat setempat. (red/tam) 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.