Header Ads


Polsek Munte Berhasil Mediasi Tawuran Antar Pemuda Dua Desa, Situasi Kembali Kondusif

Karo -Lintas Publik. Ketegangan antara pemuda dua desa di Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, yang sempat memicu aksi tawuran akhirnya berhasil diredam melalui jalur musyawarah dan mediasi damai. Polsek Munte memfasilitasi pertemuan antara warga Desa Barung Kersap dan Desa Sukarame di Aula Polsek Munte, Selasa (19/5/2026) sore.

BACA JUGA  Polres Tapteng Amankan Ayah Kandung Diduga Aniaya Anak Usia 6 Tahun, Terlambat Pulang Bermain  

 Polsek Munte Berhasil Mediasi Tawuran Antar Pemuda Dua Desa, Situasi Kembali Kondusif/ist
Mediasi dilakukan menyusul insiden tawuran yang terjadi pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di Dusun Kampung Tengah, Desa Sukarame. Berdasarkan informasi yang dihimpun, perselisihan bermula dari kesalahpahaman di media sosial Instagram yang kemudian berkembang menjadi konflik antar remaja dan pemuda dari kedua desa.

Mediasi dipimpin Kapolsek Munte, Saut Rapolo, dan turut dihadiri Kepala Desa Sukarame Semangat Sembiring, Plt Kepala Desa Barung Kersap Ramanda Tarigan, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), orang tua, perangkat desa, hingga perwakilan pelajar dan pemuda dari kedua desa.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Munte menegaskan bahwa penyelesaian melalui jalur kekeluargaan menjadi langkah penting agar konflik tidak meluas dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat tetap terjaga.

“Permasalahan ini berhasil diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak sepakat untuk tidak mengulangi kejadian serupa dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Saut Rapolo.

Melalui musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan, kedua belah pihak mengakui selama ini hubungan masyarakat antar desa berjalan baik dan harmonis. Karena itu, seluruh pihak sepakat mengakhiri persoalan tanpa menyisakan dendam maupun konflik lanjutan di kemudian hari.

Selain itu, orang tua dan pemerintah desa juga diimbau lebih aktif melakukan pengawasan terhadap para remaja agar tidak mudah terpengaruh provokasi, terutama yang berasal dari media sosial.

Hasil mediasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Para pemuda yang sebelumnya terlibat tawuran menerima penyelesaian damai dan berkomitmen tidak lagi melakukan aksi serupa demi menjaga persaudaraan serta keamanan di wilayah Kecamatan Munte. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.