Header Ads


Pemkab Karo Kirim 1.050 Kg Cabai Merah ke Palangka Raya, Harga Petani Lebih Menguntungkan

Karo - Lintas Publik, Pemerintah Kabupaten Karo terus melakukan langkah strategis untuk mengendalikan harga cabai merah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui program Kerjasama Antar Daerah (KAD). Bupati Karo Antonius Ginting, secara resmi melepas pengiriman cabai merah ke Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, di halaman Kantor Bupati Karo, Selasa (14/4/2026).

BACA JUGA  Pdt. Marihot Siahaan (Ephorus) dan Pdt. Frans Ongirwalu Sitohang (Sekjen) Terpilih Sinode Am ke-17 GPKB

Pemkab Karo Kirim 1.050 Kg Cabai Merah ke Palangka Raya, Harga Petani Lebih Menguntungkan/ist
Pengiriman cabai merah tersebut berasal dari hasil produksi petani Kabupaten Karo yang difasilitasi Gapoktan Terpuk Sisiwah, Desa Suka, Kecamatan Tigapanah. Total komoditas yang dikirim mencapai 1.050 kilogram dengan pola distribusi tiga tahap. Setiap tahap sebanyak 350 kilogram dan dijadwalkan berangkat setiap tiga hari sekali.

Program ini mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara yang memfasilitasi biaya pengiriman. Dukungan tersebut dinilai sangat membantu dalam meringankan beban petani maupun pemerintah daerah sehingga distribusi hasil pertanian dapat berjalan lancar dan efisien.

Bupati Karo Antonius Ginting menyampaikan bahwa meskipun harga cabai di pasaran saat ini relatif rendah, melalui skema Kerjasama Antar Daerah petani tetap memperoleh harga jual yang lebih baik, yakni sekitar Rp21.000 per kilogram. Harga tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan petani lokal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas dukungan nyata yang diberikan, khususnya dalam pembiayaan pengiriman komoditas pertanian dari Kabupaten Karo ke luar daerah.

Menurut Antonius Ginting, peluang pasar di wilayah Kalimantan masih sangat besar. Saat ini pengiriman baru dilakukan ke satu kota, namun ke depan Pemkab Karo menargetkan perluasan pasar ke beberapa kabupaten lain di Provinsi Kalimantan Tengah.

Selain memperluas jaringan pemasaran, Pemkab Karo juga berencana mengembangkan produk turunan cabai merah seperti cabai kering dan cabai giling. Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas hortikultura unggulan Kabupaten Karo.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah akan melibatkan lebih banyak kelompok tani, termasuk lima gapoktan besar lainnya di Kabupaten Karo. Upaya tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kesinambungan pasokan, serta memperkuat posisi Kabupaten Karo sebagai sentra pertanian cabai merah di Sumatera Utara. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.