Header Ads


Bupati Humbahas Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Parlilitan

Humbahas - Lintas Publik, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial kepada korban bencana angin puting beliung di Dusun I Sitinjo, Desa Sihotang Hasugian Tonga, Kecamatan Parlilitan, Selasa (21/4/2026). Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga terdampak bencana alam.

BACA JUGA  Guru Guntur Sitohang, Maestro Gondang Batak dari Samosir yang Legendaris. INI Penerusnya

Bupati Humbahas Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Parlilitan/ist
Kepala Dinas Sosial Humbahas, Rambe Mardongan Manalu SH, menjelaskan bahwa bencana angin puting beliung terjadi pada Sabtu, 18 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada delapan rumah warga, di mana sebagian atap rumah rusak bahkan ada yang tertimpa pohon tumbang.

Selain merusak rumah warga, bencana ini juga menyebabkan kerusakan pada atap rumah ibadah Gereja HKBP serta lahan pertanian masyarakat, khususnya tanaman jagung. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sejak peristiwa terjadi, masyarakat setempat bergotong royong membersihkan puing-puing dan memperbaiki kerusakan secara mandiri. Kehadiran pemerintah melalui Dinas Sosial diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa bahan kebutuhan pokok (sembako). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Dinas Sosial yang turut didampingi Kepala Desa Sihotang Hasugian Tonga, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam penanganan bencana.

Warga penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH beserta jajaran, atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak.

Pemerintah Kabupaten Humbahas menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana, guna memastikan penanganan yang cepat dan tepat serta pemulihan kondisi warga dapat berjalan dengan baik. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.