Rumah Dinas Penjaga SD di Serbalawan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
Simalungun – Lintas Publik, Kepulan asap hitam membumbung tinggi dari belakang SD Negeri 091588 Serbalawan, Rabu pagi (25/2/2026) sekira pukul 08.00 WIB. Warga Jalan SM Raja, Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, sontak berhamburan keluar rumah saat mengetahui rumah dinas penjaga sekolah dilalap api.
BACA JUGA Robinson Sinurat Raih Gelar S2 Kedua di Melbourne, Bukti Kerja Keras Anak Petani dari Medan
![]() |
| Rumah Dinas Penjaga SD di Serbalawan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta;ist |
Salah seorang saksi, Mazlum Ariansyah (31), warga Lingkungan VI Marihat Tengah, mengaku pertama kali melihat asap tebal dari arah belakang sekolah. Ia langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Spontan, warga berupaya menyelamatkan satu unit mobil yang masih terparkir di dalam rumah sebelum api membesar. Namun, kobaran api dengan cepat merambat dan membakar seluruh bangunan.
Informasi kebakaran diterima KA SPK Polsek Serbalawan, AIPTU Paiduk Benny Lumbanraja, dari laporan warga. Tanpa menunggu lama, personel langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran PT Bridgestone untuk mempercepat penanganan.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Kamis (26/2/2026) sekira pukul 15.10 WIB, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa respons cepat menjadi prioritas agar api tidak meluas ke ruang kelas maupun bangunan lain di lingkungan sekolah.
“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi. Penanganan cepat menjadi prioritas agar kebakaran tidak meluas dan tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dari perusahaan PT Bridgestone tiba di lokasi dan segera melakukan proses pemadaman. Dalam kurun waktu sekitar 30 menit, api berhasil dipadamkan secara lengkap. Api tidak meluas ke ruang belajar para siswa atau bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Serbalawan, AKP Gunawan Sembiring, SH, MM, mengatakan bahwa semua langkah penanganan sudah dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku. Petugas melakukan pemeriksaan di tempat kejadian, membuat gambar lokasi, mengambil bukti-bukti yang ada, serta menempatkan tanda polisi untuk mencegah masyarakat memasuki area yang terkena dampak.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami pastikan area aman dan proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur,” tegasnya.
Laporan resmi kejadian diterima kepolisian pada pukul 10.56 WIB, sekitar dua jam setelah api pertama kali terlihat warga. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan serta koordinasi cepat antarinstansi dalam menangani bencana kebakaran di wilayah Simalungun. (red/tam)




Tidak ada komentar