Header Ads


Pemkab Simalungun Sosialisasi Pelaksanaan APBD 2026, Tekankan Efisiensi dan Akuntabilitas

Simalungun - Lintas Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas perangkat daerah dalam pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

BACA JUGA Pencipta Lagu Batak Legendaris Soritua Manurung Tutup Usia 62 Tahun, Lagunya "Taboni Namartulang"   

Pemkab Simalungun Sosialisasi Pelaksanaan APBD 2026, Tekankan Efisiensi dan Akuntabilitas/ist
Sosialisasi mengusung tema “Pengelolaan Keuangan yang Efektif dan Efisien, Transparansi dan Akuntabel” dan dilaksanakan di Ruang Bougenville Simalungun City Hotel, Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kegiatan ini diikuti seluruh Sekretaris perangkat daerah se-Kabupaten Simalungun, termasuk dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), perwakilan kecamatan, serta pejabat yang membidangi program dan perencanaan.

Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, yang menegaskan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam menyusun dan melaksanakan anggaran agar sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah. Ia menekankan bahwa APBD 2026 harus mampu menjawab tantangan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal.

Sebagai narasumber utama, Fernando H. Siagian selaku Kepala Subdirektorat Perencanaan Anggaran Wilayah I, Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, memaparkan secara rinci kebijakan dan strategi pelaksanaan anggaran tahun 2026. Materi mencakup perencanaan, penganggaran, hingga implementasi program agar lebih tepat sasaran dan berorientasi pada hasil.

Dalam sosialisasi tersebut juga ditekankan dukungan daerah terhadap program prioritas nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, pembangunan tiga juta rumah, serta swasembada pangan. Selain itu, peserta diingatkan akan pentingnya efisiensi belanja dan optimalisasi pendapatan daerah, mengingat adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Simalungun berharap seluruh perangkat daerah mampu mengelola APBD 2026 secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab demi terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.