Header Ads


Ketua TP PKK Tinjau UMKM, Dorong Inovasi dan Daya Saing Produk Lokal

Siantar – Lintas Publik,  Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pematangsiantar, Ny. Liswati Wesly Silalahi, meninjau sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Pematangsiantar, Selasa (3/2/2026).

BACA JUGA Pencipta Lagu Batak Legendaris Soritua Manurung Tutup Usia 62 Tahun, Lagunya "Taboni Namartulang" 

 Ketua TP PKK Tinjau UMKM, Dorong Inovasi dan Daya Saing Produk Lokal/ist
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung aktivitas produksi UMKM sekaligus memberikan dukungan dan motivasi agar para pelaku usaha lokal terus meningkatkan inovasi, kreativitas, dan kualitas produk, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

UMKM yang dikunjungi  antara lain : Sony Ulos di Jalan Durian Kelurahan Suka Maju, Gaby Ulos di Perumahan Tozai Baru, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari; Kecamatan Siantar Marihat; usaha produksi kulit lumpia di Jalan Pattimura Ujung Silomangi, Kecamatan Siantar Marihat; serta Jamur Qory di Jalan Sumber Jaya Gang Sawit, Kecamatan Siantar Martoba.

Ny. Liswati mengaku bangga melihat semangat kemandirian dan kreativitas para pelaku UMKM di Kota Pematangsiantar yang terus bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi.

“UMKM di Pematangsiantar sangat mandiri dan kreatif. Produk yang dihasilkan juga memiliki ciri khas dan nilai jual,” ujar Ny. Liswati.

Ia berharap UMKM di Kota Pematangsiantar dapat terus berkembang, sehingga produk-produk lokal tidak hanya dipasarkan di dalam daerah, tetapi juga mampu menembus pasar luar kota hingga nasional.

“Kita ingin UMKM di kota Siantar semakin maju, kreatif, dan inovatif. Apalagi produknya sudah bagus-bagus dan unik, agar terus ditingkatkan kualitas dan pemasarannya,” katanya.

Ny. Liswati menegaskan, Dekranasda bersama TP PKK Kota Pematangsiantar akan terus mendorong pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar utama penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.