Kepala SD Budi Mulia 1 Pematangsiantar Bruder John Tutup Usia 53 Tahun
Siantar - Lintas Publik, Kabar duka datang dari dunia pendidikan di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Kepala Sekolah SD Budi Mulia 1 Pematangsiantar, Bruder Yohanes de Britto, BM atau yang akrab disapa Bruder John (Br. Victorianus Rismario BM), meninggal dunia pada Minggu, 22 Februari 2026, dalam usia 53 tahun.
Almarhum lahir pada 9 Agustus 1972 dan dikenal sebagai sosok pendidik yang berdedikasi, ramah, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap siswa, guru, dan masyarakat pendidikan.
BACA JUGA Robinson Sinurat Raih Gelar S2 Kedua di Melbourne, Bukti Kerja Keras Anak Petani dari Medan
![]() |
| Kolase alm. Bruder Jhon/ist |
"Atas nama pribadi, dan Keluarga besar Danau Toba Center kami mengucapkan turut berdukacita meninggalnya Bruder Jhon," kata Tagor Sitohang, bahwa empat anak-anaknya tamat dari SD Budi Mulia 2 Pematangsiantar, dan Bruder Jhon sebahai kepala sekolahnya.
Sosok Pemimpin, Sahabat, dan Pecinta Perjalanan
Salah seorang rekan sekaligus sahabat, Amor Girsang di media sosialnya, mengenang almarhum sebagai pribadi yang hangat dan penuh inspirasi sejak awal mereka bertemu pada tahun 2014 saat mengajar di lingkungan sekolah Budi Mulia.
Menurutnya, sejak pertemuan pertama, Bruder John senang berbagi pengalaman tentang perjalanan dan budaya. Bahkan mereka langsung merencanakan dan melakukan perjalanan bersama menjelajahi berbagai daerah, termasuk Pulau Samosir serta sejumlah lokasi budaya di kawasan Danau Toba.
Pada tahun 2015, saat Amor dimutasi ke Budi Mulia 2 dan berada di bawah kepemimpinan Bruder John, kebersamaan mereka semakin intens. Berbagai perjalanan eksplorasi alam dan budaya dilakukan, mulai dari pencarian air terjun, lokasi wisata tersembunyi, hingga kawasan yang dianggap sakral.
Amor juga mengingat pesan khas almarhum:
“Guru yang ideal itu traveller. Kalau tidak, ia hanya akan menceritakan sesuatu seperti dongeng sebelum tidur.”
Menurutnya, Bruder John merupakan sosok yang sangat ramah, tulus, dan selalu menjaga hubungan dengan orang-orang yang pernah dikenalnya. Ia dikenal sering mengunjungi rumah para guru maupun sahabat dalam berbagai kesempatan.
Kebersamaan mereka bahkan berlanjut hingga perjalanan ke berbagai tempat seperti Pusuk Buhit, Pulau Samosir, Gunung Sibayak, hingga perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.
Amor mengaku terakhir mendapat kabar kondisi almarhum melemah sehari sebelum wafat.
“Selamat jalan bro. Sahabat yang baik, banyak menolong orang. Tenanglah di sisi Bapa. Jadilah pendoa bagi kami yang masih berziarah di bumi ini,” tulis Amor, Minggu (22/2/2026).
Ucapan duka juga datang dari Rosmawati Mendrofa, yang mengenang almarhum sebagai kepala sekolah yang penuh kasih terhadap anak-anak.
“Selamat jalan Bruder Jhon. Telah kembali ke pangkuan Bapa di surga Kepala Sekolah SD Budi Mulia 1 Pematangsiantar, seorang sosok penyayang kepada anak-anak,” ujarnya.
Kepergian Bruder John meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar sekolah, para guru, siswa, serta masyarakat pendidikan di Pematangsiantar dan sekitarnya.
Almarhum dikenal bukan hanya sebagai pemimpin sekolah, tetapi juga mentor, sahabat, serta figur inspiratif yang mendorong guru untuk terus belajar, menjelajah, dan memperkaya pengalaman demi pendidikan yang lebih hidup bagi siswa.
Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta penghiburan. (red/tam)



Tidak ada komentar