Jalan Lintas Sibuhuan–Sosopan Kembali Dibuka Usai Longsor di Siraisan Padang Lawas
Padang Lawas – Lintas Publik, Pasca bencana alam tanah longsor yang terjadi di kawasan perbukitan sekitar objek wisata pemandian alam Sungai Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun, akses jalan provinsi Sumatera Utara lintas Sibuhuan–Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas), kini kembali dapat dilalui kendaraan.
BACA JUGA Pencipta Lagu Batak Legendaris Soritua Manurung Tutup Usia 62 Tahun, Lagunya "Taboni Namartulang"
![]() |
Sekretaris BPBD Kabupaten Padang Lawas, H. Irsan Soleh Lubis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan pasca bencana longsor tersebut. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat membantu percepatan normalisasi jalan.
Terkait antisipasi bencana serupa, H. Irsan mengimbau masyarakat, khususnya para pedagang, agar tidak bermukim di sekitar kawasan wisata pemandian alam Sungai Siraisan yang rawan longsor.
“Keselamatan warga adalah yang utama. Untuk itu kami bersama TNI-Polri, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa kembali mengimbau agar tidak ada aktivitas bermukim di sekitar lokasi rawan bencana ini,” tegas H. Irsan mewakili Plt Kepala BPBD Padang Lawas, Adi Sandra Siregar.
Sebelumnya, akibat tingginya intensitas curah hujan, terjadi longsor di dua titik di sepanjang jalan provinsi Sumatera Utara (Jalinsum) lintas Sibuhuan–Sosopan, tepatnya di sekitar Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (1/2) sekitar pukul 04.00 WIB dan sempat menutup total badan jalan.
Akibatnya, arus lalu lintas lumpuh dan warga terpaksa berjalan kaki untuk melintas. Beruntung, berdasarkan laporan awal BPBD Padang Lawas, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas bergerak cepat dengan menurunkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Kecamatan, Dinas PU, TNI, Polri, serta masyarakat. Selain itu, satu unit alat berat bantuan dari Bomertua Hasibuan (Akbar 34) turut diterjunkan guna mempercepat proses pembersihan dan normalisasi jalan.
Saat ini, lokasi longsor yang berada tidak jauh dari jembatan menuju objek wisata alam Aek Siraisan telah kembali terbuka. Meski demikian, masyarakat dan pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati, mengingat jalur lintas Sibuhuan–Sosopan rawan longsor, terutama saat musim hujan. (red/ant/tabagsel/tam)



Tidak ada komentar