Header Ads


Kronologi Kecelakaan Beruntun di Jalan Magelang Sleman, Lima Mobil dan Satu Motor Rusak

Lintas Publik, kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima unit mobil dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Magelang, tepatnya di putaran balik depan Pabrik CCOD, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan sejumlah korban luka dan kerusakan kendaraan dengan nilai kerugian materiil cukup besar.

BACA JUGA Pencipta Lagu Batak Legendaris Soritua Manurung Tutup Usia 62 Tahun, Lagunya "Taboni Namartulang" 

 Kronologi Kecelakaan Beruntun di Jalan Magelang Sleman, Lima Mobil dan Satu Motor Rusak/ist
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, kecelakaan bermula saat dua kendaraan dari arah utara menuju selatan berhenti di lokasi putar balik. Dua kendaraan tersebut yakni mobil pikap yang dikemudikan MBD dan mobil carry yang dikemudikan ADS.

“Pada saat kendaraan berhenti untuk melakukan putar balik, mobil Toyota Innova yang berada di belakang diduga tidak mampu mengantisipasi jarak aman,” ujar AKP Salamun.Mobil Innova yang dikemudikan MAU kemudian menabrak mobil carry di depannya hingga terdorong dan menabrak kendaraan yang berada lebih depan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan atau selatan ke utara melaju mobil pikap yang dikemudikan JA, mobil Avanza yang dikemudikan AW, serta satu sepeda motor dengan pengendara yang identitasnya belum diketahui.

Karena jarak antar kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan beruntun tidak dapat dihindari dan  melibatkan kendaraan disekitarnya. Akibat kejadian itu, beberapa pengemudi dan penumpang mengalami luka ringan hingga sedang.

Korban luka di antaranya pengemudi mobil pikap JA beserta penumpangnya DTI, pengemudi mobil carry ADS, serta penumpangnya RAF. Seluruh korban telah mendapatkan perawatan rawat jalan di RSUD Sleman dan dipastikan tidak ada korban meninggal dunia.

Semua kendaraan terlibat mengalami kerusakan. dan estimasi kerugian materiil mencapai  Rp160 juta. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. (portaljogja/red/tam/)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.