Inspiratif Olivia Silalahi : Tempuh Pendidikan Sejak 8 Tahun di Inggris, Tetaplah Berjuang untuk Cita-cita
Siantar – Lintas Publik, Sosok inspiratif datang dari dunia akademik internasional. Olivia Silalahi, seorang peneliti dan akademisi di Inggris Raya, membagikan kisah perjuangan hidup dan pesan motivasi kepada ratusan pelajar dalam sebuah seminar pendidikan yang digelar di Hotel Siantar, Jalan WR Supratman, Pematangsiantar, Senin (12/1/2026).
BACA JUGA Pengurus Literasi Siantar Dibentuk, Tagor Sitohang, SH Ketua
![]() |
| dr. Olivia Silalahi / ist |
Kini, Olivia Silalahi dikenal sebagai peneliti dan akademisi di Inggris, sekaligus seorang dokter yang terus mengembangkan riset inovatif di bidang kesehatan. Salah satu karyanya adalah pengembangan tes kanker berbasis urine, yang hingga kini masih terus disempurnakan dan dikembangkan ke jenjang pendidikan doktoral (S3), dan bahkan hasil penelitiannya sudah dipakai beberapa rumah sakit di Luar Negeri.
Di hadapan para pelajar, Olivia menegaskan bahwa perjalanan hidupnya tidak selalu mudah. Ia mengandalkan doa, ketekunan, dan pergaulan yang sehat. “Tuhan, tolong jaga saya dan berikan orang-orang baik di sekitar saya,” ungkap Olivia, menirukan doa yang selalu ia panjatkan selama hidup mandiri di negeri orang.
Melalui seminar tersebut, Olivia juga mengajak generasi muda untuk menjauhi kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan narkoba, serta menanamkan nilai hidup sederhana dan bijak dalam mengelola keuangan. “Hiduplah secukupnya saja, dan jangan lupa menabung,” pesannya, agar siswa terus mencari peluang beasiswa bila ada keterbatasan dari orang tua.
Seminar ini diharapkan mampu memberi inspirasi dan semangat bagi para pelajar agar tetap berjuang meraih cita-cita, menjaga nilai moral, serta berani bermimpi besar tanpa melupakan iman, disiplin, dan kerja keras sebagai bekal masa depan menempuh cita-cita.
Hadir juga narasumber dari Kapolres Pematangsiantar, Badan Narkotika Nasional, dan Anggota DPRD Pematangsiantar. Acara disiarkan Live dan dibuka Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi. (red/tam)




Tidak ada komentar