Header Ads


Puluhan Aktivis Bentuk Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara, Jonni Silitonga Ketua Umum 2025–2030

Medan - Lintas Publik,  Puluhan aktivis dan pekerja perkebunan dari berbagai kabupaten di Provinsi Sumatera Utara resmi membentuk dan mendeklarasikan Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (DPP SPPN). Dalam deklarasi yang digelar di Medan, Sabtu (15/11), mereka sepakat menetapkan Jonni Silitonga sebagai Ketua Umum pertama untuk periode 2025–2030.

BACA JUGA Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Dibuka Bersamaan Seleksi Masuk PTN

Puluhan Aktivis Bentuk DPP SPPN, Jonni Silitonga Terpilih sebagai Ketua Umum 2025–2030/ist
Struktur pengurus DPP SPPN turut diumumkan dalam kegiatan tersebut. Jonni Silitonga akan didampingi Hendrik Hutabarat dan Supono sebagai Wakil Ketua. Posisi Sekretaris Umum dijabat Ali Santonius Tampubolon, dengan Alpiyan Fikri Siregar SH dan Syafiyrina sebagai Wakil Sekretaris. Sementara itu, Reantina Novaria Gurusinga SH ditetapkan sebagai Bendahara Umum.

Fokus pada Kesejahteraan 

Dalam pidatonya, Jonni Silitonga menegaskan bahwa kesejahteraan serta kebebasan berbicara dan berorganisasi bagi pekerja perkebunan merupakan unsur penting dalam mewujudkan industri perkebunan yang berkelanjutan di Indonesia.

Ia menekankan bahwa SPPN akan menggunakan berbagai metode untuk mencapai tujuan tersebut, tidak hanya melalui aksi unjuk rasa, tetapi juga lewat dialog, pelatihan, penguatan ekonomi pekerja melalui koperasi, hingga proses pendidikan perburuhan.

“Metode kami tidak harus selalu demonstrasi. Diskusi, pendidikan perburuhan, dan penguatan koperasi juga menjadi strategi kami,” ujar Jonni.

Bangun Kemampuan Negosiasi Pekerja

SPPN menargetkan pelatihan intensif bagi pekerja agar mampu bernegosiasi dan berdiskusi dengan manajemen perusahaan perkebunan dalam penyelesaian persoalan di lapangan.

“Membangun komunikasi adalah bagian penting dari perjuangan mewujudkan kesejahteraan pekerja perkebunan,” tambah Jonni.

Jonni menyampaikan bahwa SPPN terbuka bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi pengusaha perkebunan dalam dan luar negeri, pemerintah pusat maupun daerah, serta lembaga nirlaba.

Pada tahap awal, SPPN akan memaksimalkan basis pekerja di tiga sentra perkebunan Sumatera Utara: Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan (Labusel), dan Labuhanbatu Utara (Labura). Setelah itu, SPPN akan memperluas struktur organisasi ke kabupaten lain di Sumut serta provinsi tetangga yang juga merupakan wilayah perkebunan.

“Dalam waktu dekat, kami menargetkan SPPN terbentuk di Sumut dan Riau yang merupakan basis perkebunan nasional,” ujarnya.

Acara deklarasi ditutup dengan diskusi interaktif antara pengurus pusat dan cabang untuk merumuskan pola kerja penguatan serta pendampingan bagi pekerja perkebunan. 

Berikut nama-nama Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (DPP SPPN) yang telah di Lantik secara resmi oleh Majelis Sidang Deklarasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara :

1. Jonni Silitonga,SH.,MH : Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (Ketum DPP SPPN)

2. Hendrik Muryanto Hutabarat : Wakil Ketua I DPP SPPN

3. Supono : Wakil Ketua II DPP SPPN

4. Ali Santonius Tampubolon ; Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (Sekum DPP SPPN)

5. Alpiyan Fikri Siregar, SH : Wakil Sekretaris I DPP SPPN

6. Syafiyrina : Wakil Sekretaris II DPP SPPN

7. Reantina Novaria Gurusinga, SH : Bendahara. (ant/red/ts)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.