Kebakaran Lahan Perumahan di Jalan Pitola Akibat Pemuda Iseng
LINTAS PUBLIK – SIANTAR, Kebakaran lahan dijalan Pitola kelurahan Tomuan kecamatan Siantar Timur diakibatkan para pemuda iseng. Informasi ini deibenarkan oleh lurah kelurahan Tomuan Terulian Silangit.
“Saya tanya masyarakat siapa yang bakar lahan ini, masyarakat bilang ada pemuda pengganguran yang tadi iseng-iseng bakar-bakaran dipinggir lahan ini, ngak tahunya api terus membesar dan lahan banyak yang terbakar,”kata oleh lurah kelurahan Tomuan Terulian Silangit, Kamis ( 31/3/2016) sekitar pukul 11: 15 Wib dijalan Pitola lokasi lahan perumahan yang terbakar, dan para pemuda tak bertanggung jawab itu lari.
Menurut Lurah Terulian Silangit, sebenarnya lahan ini akan dibangun perumahan, dan baru saja dibersihkan pengembangnya.
“Yah katanya mau buat perumahan, dan sebentar lagi mau berdirilah perumahan ditempat itu,”jelas Terulian memperlihatkan lahan yang terbakar dan sebagian pohon-pohon besar sudah ditumbangkan.
Pantauan www.lintaspublik.com awalnya masyarakat yang sudah gugup menyiram kebakaran lahan itu dengan memakai ember, slang air dari rumah. Tapi setelah turun secepatnya pemadam PT. STTC dan Pemko Pematangsiantar, dengan waktu singkat api dapat dipadamkan, karena api sudah mengamcam rumah-rumah yang setiap saat bisa saja terbakar di tempat itu.
Penulis : franki
Editor : tagor
![]() |
| Pemadam kebakaran PT.STTC memadamkan api yang sempat marak dan mengancam pemukiman dijalan Pitola Pematangsiantar. |
Menurut Lurah Terulian Silangit, sebenarnya lahan ini akan dibangun perumahan, dan baru saja dibersihkan pengembangnya.
“Yah katanya mau buat perumahan, dan sebentar lagi mau berdirilah perumahan ditempat itu,”jelas Terulian memperlihatkan lahan yang terbakar dan sebagian pohon-pohon besar sudah ditumbangkan.
Pantauan www.lintaspublik.com awalnya masyarakat yang sudah gugup menyiram kebakaran lahan itu dengan memakai ember, slang air dari rumah. Tapi setelah turun secepatnya pemadam PT. STTC dan Pemko Pematangsiantar, dengan waktu singkat api dapat dipadamkan, karena api sudah mengamcam rumah-rumah yang setiap saat bisa saja terbakar di tempat itu.
Penulis : franki
Editor : tagor





Tidak ada komentar