Melihat Api Semakin Membesar, Anak Pasaribu Pingsan
LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Aksi bakar sampah Jongger Tambunan diladangnya, yang terletak di Jalan Meranti Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Utara menimbulkan kepanikan bagi keluarga Horas Pasaribu (60), Rabu (30/3/2016).
Sampai-sampai, anaknya Juli br Pasaribu berteriak histeris hingga pingsan, karena pada saat itu api telah membungbung setinggi 10 meter dan hampir menyerempat rumahnya yang semi permanen.
Horas mengatakan dirinya telah berulang kali memperingati Jongger untuk tidak membakar sampah,apalagi saat ini memasuki musim kemarau.
BACA JUGA Kebakaran Hebohkan Warga, Petugas Pemadam Turun Lapangan, Nyatanya?
"Telah kuperingati berulang kali, namun Jonggernya tidak mengindahkan. Malah ia ngomong, akan sanggup mengganti rumahnya bila dilahap si jago merah,"ucap Horas.
Dia mengaku sempat takut, saat anak perempuannya berteriak api.
"Anakku itu baru ngambil air dari belakang,lalu berteriak api,apalagi hembusan angin sangat kencang"ujarnya seraya merinci api hampir menyerempet dinding rumahnya.
Sementara Jongger Tambunan saat ditanya wartawan menunjukkan gelagat gugup.
"Udahlah itu,bakar sampahnya.Tak tahunya hingga seperti ini,"ucap Jongger yang tampak gugup karena bakaran sampah mengeluarkan api yang cukup serius.
Saat ditanya, mengenai musim kemarau tidak diperkenankan membakar sampah?, Jongger malah diam.
Lurah Kahean J Silitonga,SH membenarkan bahwa dirinya yang menelepon petugas pemadam kebakaran. Atas perbuatan warganya,ia mengaku akan menegurnya.
"Nanti pasti kutegur,"ucapnya singkat .
Penulis : franki
Editor : tagor
Sampai-sampai, anaknya Juli br Pasaribu berteriak histeris hingga pingsan, karena pada saat itu api telah membungbung setinggi 10 meter dan hampir menyerempat rumahnya yang semi permanen.
![]() |
| Horas Silitonga menyesalkan aksi bakar sampah Jonner Tambunan yang hampir melahap rumahnya. |
BACA JUGA Kebakaran Hebohkan Warga, Petugas Pemadam Turun Lapangan, Nyatanya?
"Telah kuperingati berulang kali, namun Jonggernya tidak mengindahkan. Malah ia ngomong, akan sanggup mengganti rumahnya bila dilahap si jago merah,"ucap Horas.
Dia mengaku sempat takut, saat anak perempuannya berteriak api.
"Anakku itu baru ngambil air dari belakang,lalu berteriak api,apalagi hembusan angin sangat kencang"ujarnya seraya merinci api hampir menyerempet dinding rumahnya.
Sementara Jongger Tambunan saat ditanya wartawan menunjukkan gelagat gugup.
"Udahlah itu,bakar sampahnya.Tak tahunya hingga seperti ini,"ucap Jongger yang tampak gugup karena bakaran sampah mengeluarkan api yang cukup serius.
Saat ditanya, mengenai musim kemarau tidak diperkenankan membakar sampah?, Jongger malah diam.
Lurah Kahean J Silitonga,SH membenarkan bahwa dirinya yang menelepon petugas pemadam kebakaran. Atas perbuatan warganya,ia mengaku akan menegurnya.
"Nanti pasti kutegur,"ucapnya singkat .
Penulis : franki
Editor : tagor





Tidak ada komentar