Tawuran di Taman Bunga, Lima Pelajar Disetrap Polres Siantar
LINTAS PUBLIK - SIANTAR , Puluhan Siswa SMPN 12 Pematangsiantar tawuran dengan kelompok siswa SMK HKBP Pematangsiantar di Taman Bunga Kota Pematangsiantar, Rabu (27/1/2016).
Kejadian ini sempat membuat warga yang beraktivitas di Taman Bunga heboh dan langsung memanggil polisi dan patroli sekolah dinas pendidikan.
Menurut Siswa SMPN 12 yang tertangkap polisi, TS, tawuran dipicu karena ia melapor ke teman-temannya bahwa ia dipalak oleh siswa SMK HKBP.
"Dikompasnya aku. Terus diambilnya uangku. Kulawanlah. Enggak terimalah aku, kuajak kawan-kawanku," ujarnya.
Siswa STM HKBP, BS yang turut tertangkap polisi, menuturkan bahwa mereka lari karena Siswa SMP 12 dibantu Siswa Melati.
"Orang itu banyak tadi karena dibanti siswa SMA Melati, makanya lari kami," katanya.
Lima pelaku tawuran yang ditangkap polisi dihukum berlari-lari di lapangan Polresta Siantar dan menghormat bendera.
Kepala Tim Patroli Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Juniar Sinaga, mengatakan mereka akan memanggil kepala sekolah siswa tersebut.
"Kami akan panggil kepala sekolahnya. Kami minta supaya kepala sekolahnya yang melakukan pembinaan," ujarnya.
Editor : tagor
Sumber : tribunmedan
Kejadian ini sempat membuat warga yang beraktivitas di Taman Bunga heboh dan langsung memanggil polisi dan patroli sekolah dinas pendidikan.
![]() |
| Siswa yang melakukan tawuran dihukum menghormat bendera di Mapolres Siantar, Rabu (27/1/2016). |
"Dikompasnya aku. Terus diambilnya uangku. Kulawanlah. Enggak terimalah aku, kuajak kawan-kawanku," ujarnya.
Siswa STM HKBP, BS yang turut tertangkap polisi, menuturkan bahwa mereka lari karena Siswa SMP 12 dibantu Siswa Melati.
"Orang itu banyak tadi karena dibanti siswa SMA Melati, makanya lari kami," katanya.
Lima pelaku tawuran yang ditangkap polisi dihukum berlari-lari di lapangan Polresta Siantar dan menghormat bendera.
Kepala Tim Patroli Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Juniar Sinaga, mengatakan mereka akan memanggil kepala sekolah siswa tersebut.
"Kami akan panggil kepala sekolahnya. Kami minta supaya kepala sekolahnya yang melakukan pembinaan," ujarnya.
Editor : tagor
Sumber : tribunmedan





Tidak ada komentar