Header Ads


Korban Kapal Tenggelam di Malaysia Bertambah Menjadi 22 Orang

LINTAS PUBLIK - JAKARTA ,Otoritas Malaysia kembali menemukan 9 jenazah yang diduga korban kapal tenggelam di Pantai Tanjung Kelise, Bandar Penawar, Kota Tinggi, Johor, Malaysia pada Selasa (26/1/2016). Kesembilan jenazah itu langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit Kota Tinggi untuk divisum.

Dengan demikian jumlah korban bertambah menjadi 22 orang, sebagai mana dikutip dari laman kemlu.go.id

Proses identifikasi terhadap 13 korban yang ditemukan pada hari Selasa terus berlangsung dan hingga Rabu malam telah berhasil diidentifikasi 2 jenazah.

Identifikasi dilakukan langsung oleh keluarga yang berada di Malaysia dengan didampingi tim satgas Perlindungan WNI KJRI Johor Bahru. Satu di antara jenazah yang berhasil diidentifikasi akan dipulangkan ke Indonesia pada hari Kamis, 28 Januari 2016.

Upaya identifikasi korban akan terus dilanjutkan dan diharapkan keluarga yang merasa kehilangan atau menduga anggota keluarga menjadi korban dapat menghubungi Posko KJRI Johor Bahru pada nomer telepon sebagai berikut: Marsianda (hp. +60177301424), Dewi (+60167901164), Wino (+60103665506).

Dalam kejadian ini juga telah ditemukan sejumlah dokumen berupa paspor Indonesia, KTP, SIM Indonesia dan Malaysia, I-Kad Pekerja, dan Kartu Anggota Pramuka. Otoritas berwenang Malaysia masih terus memantau apabila ada korban lain di sekitar lokasi kejadian.

Wilayah Johor merupakan merupakan salah satu pintu keluar masuk bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan bekerja di Malaysia, baik secara legal maupun ilegal.

Kasus kapal karam atau tenggelam yang membawa WNI ilegal telah beberapa kali terjadi di wilayah perairan Johor. Sangat sulit untuk mengetahui jumlah korban karena kapal yang membawa WNI ilegal tidak memiliki manifest perjalanan. (KJRI Johor Baru).


Editor    : tagor
Sumber : poskota

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.