Header Ads


Diskorsing 90 Hari Presiden FIFA Sepp Blatter Kecewa

LINTAS PUBLIK - SWISS,  Pengacara Presiden FIFA, Sepp Blatter, menuduh Komite Etik FIFA tidak mengikuti kode etika dan disipliner saat memutuskan menjatuhkan sanksi skorsing hukuman 90 hari terhadap Blatter.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Blatter, Michel Platini yang menjadi Presiden UEFA dan sekretaris jenderal Jerome Valcke telah dijatuhi hukuman skorsing.

Keputusan untuk menghukum Blatter dikeluarkan setelah penyelidikan krimial terhadap pria 79 tahun ini dimulai dalam kasus pembayaran tidak sah sebesar 1,3 juta pound kepada Platini pada tahun 2011.
Sepp Blatter siap mengeluarkan bukti bahwa dia tidak bersalah


Dalam pernyataan dari pengacara Blatter disebutkan, “Presiden Blatter sangat kecewa dengan Komite Etik yang tidak mengikuti kode etik dan disipliner yang memberikan kesempatan untuk kepada tertuduh untuk memberikan pendapatnya.

“Selain itu, Komite Etik membuat keputusannya berdasarkan ketidakpahaman langkah yang diambil oleh Kejaksaan Swiss, yang telah melakukan penyelidikan tapi tidak menjatuhkan dakwaan terhadap presiden. Bahkan, berdasarkan undang-undang jaksa penuntut harus membatalkan penyelidikan mereka yang belum berjalan selama dua minggu bila tidak mendapatkan bukti yang kuat.

“Presiden Blatter siap untuk memberikan bukti yang akan menunjukkan bahwa dia tidak terlibat dalam semua tindakan ilegal.”

Sepp Blatter rencananya akan mundur dari jabatan presiden pada bulan Februari tahun depan.


Editor      : tagor
Sumber   : poskota

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.