Selama 5 Tahun, Dinas Pemuda dan Olahraga Gagal Gunakan Anggaran
LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Usai menyerahkan rekomendasi Pansus
kepada pimpinan DPRD, mantan ketua Pansus Kennedy Parapat menyebutkan beberapa
poin rekomendasinya, yakni menyangkut pengelolaan keuangan daerah, kebijakan
pemerintahan daerah , proses ruislagh tetap ditindak lanjuti meskipun proses
verifikasinya dimulai dari awal. BACA JUGA Bila Rekomendasi Tidak Ada, Mangatas Silalahi Akan Adukan Pansus
![]() |
| Gedung Olahraga Pematangsiantar |
"Proses SMA Neg 4 lanjut terus, tapi kembali ke
verifikasi awal dan nantinya DPRD akan membentuk pokja baru (kelompok
kerja)," tandas Kennedy Parapat kepada Lintas
Publik Online, Senin (01/06/2015) di halaman kantor DPRD Pematangsiantar
Pansus juga menyoroti tidak adanya koordinasi yang terjalin
dengan baik antara pimpinan SKPD, Juga, Bappeda dalam penyusunan perencangan
pembangunan tanpa penelitian yang matang.
"Kita dengar sendiri,jawaban Bappeda saat rapat kerja
lalu, perencanaan pembangunan tanpa terlebih dahulu melakukan penelitian yang
matang. Sehingga kota Pematangsiantar berantakan dan mundur 5 tahun
kebelakang,"ucapnya.
Ditambahkan Kennedy lagi, instansi Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar), selama 5
tahun gagal dalam menggunakan anggaran yang diberikan Pemerintah kota.
Sementara, selama 5 tahun ini, anggaran
yang dikucurkan Rp. 4,2 Milyar.
"Disporabudpar termasuk dalam rencana strategis
walikota,daya serap anggarannya 0,001 persen," tandasnya.
Penulis : Franki
Editor : Tagor





Tidak ada komentar