Perjalanan Dinas DPRD Rawan Penyimpangan Akan di Bongkar
LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Anggaran perjalanan dinas DPRD Pematangsiantar, rawan disalahgunakan oleh oknum anggota DPRD, ada dugaan biaya perjalanan dinas dipergunakan untuk kepentingan pribadi atau kepentingan partai.
Biaya perjalanan dinas ini, nampaknya ada permaianan antara pemberi tugas dan yang menugaskan. Kabag Keuangan Wanden Siboro ketika dimintai keterangannya persoalan perjalanan dinas seluruh anggota DPRD yang melaksanakan perjalanan dinas, belum dapat memberikan keterangan kepada public.
![]() |
| ilustrasi |
"Yang jelas SPT , keluar dari ketua, sekwan hanya mengeluarkan SPPD ( Surat Perintah Perjalanan Dinas), berdasarkan itulah kami mengeluarkan anggarannya. Untuk lebih jelasnya, silahkan tanyakan kepada bagian umum,karena disana jelas nama-nama anggota dewan kapan berangkat,tujuannya dalam rangka apa melakukan perjalanan dinas ,"ucap Wanden kepada Lintas Publik Online, Senin (1/6/2015).
Ketika ditanyakan berapa anggaran perjalanan dinas yang dikeluarkan DPRD Siantar selama tahun 2015,Wanden memperikirakan sebesar Rp.1 Milyar.
"Kurasa Rp.1 Milyar ada itu,tapi untuk pastinya kurekap ajalah dulu,","ucap wanden yang kemudian menyebutkan bahwa anggaran perjalanan yang dicairkan untuk Bimtek ke Jakarta dan Sibolangait, dan belakangan perjalanan Pansus ke Jakarta untuk konsultasi ke Depdagri dalam rangka LKPj.
Salah satu pimpinan DPRD yang namanya tidak mau dipublikasikan kepada wartawan mengaku akan membeberkan oknum anggota dewan yang mempergunakan perjalanan dinas untuk kepentingan partai dan pribadi.
Hal itu diutarakan, karena adanya oknum-oknum anggota DPRD yang bertindak suka-suka, padahal DPRD ini adalah lembaga.
" Saya akan bongkar permainan kotor yang dilakukan oknum anggota DPRD,termasuk perjalanan dinas yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi atau partainya. Itu namanya sudah suka-suka," ucapnyadengan nada geram.
Penulis : Franki
Editor : Tagor




Tidak ada komentar