Pasar Beringharjo Sediakan Pemandu Wisata
LINTAS
PUBLIK - YOGYAKARTA, Pasar Beringharjo Yogyakarta adalah salah satu pasar
tradisional yang cukup banyak di kunjungi masyarakat lokal dan wisatawan yang
berkunjung ke kota pendidikan ini. Ada pemandangan yang berbeda di pintu-pintu
masuk pasar ini selama sepekan terakhir. Pasar yang terletak di ujung selatan
jalan Malioboro ini menghadirkan para pemandu pasar bagi pengunjung.
Para pemandu
pasar ini di harapkan kehadiranya untuk mudahkan pengunjung berbelanja di pasar
Beringharjo. Mereka (pemandu pasar) tersebar di 10 titik pasar. Masing-masing
ada dua orang, yakni satu pria dan wanita. Penampilanya dengan pakaian yang
bernuansa adat Jawa.
Para pemandu
pasar ini di hadirkan oleh Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta selama satu
pekan sejak 8-14 Juni 2015. Ahmad (21)
mengatakan senang bisa menjadi pemandu pasar dan membantu pengunjung berbelanja
di pasar Beringharjo.
"Saya
senang bisa terlibat sebagai pemandu pasar, ini menjadi pengalaman bagi
saya," ujar mahasiswa semester empat ini ketika di temui Lintas Publik Online di Gedung Timur
lantai 2 Pasar Beribgharjo Yogyakarta, Minggu, (14/06/2015).
Reni yang
pendamping Ahmad sebagai pemandu pasar juga menuturkan hal yang sama ketika
ditanya pengalamanya sebagai pemandu pasar. "Senang bisa membantu
pengunjung di Pasar Beringharjo," ujarnya bahagia, dapat menjadi bagian
pemandu pasar di Yogyakarta.
Meski
merasakan senang tentu saja mereka juga punya kendala dalam memandu pasar.
Salah satu kendala yang di ungkap kedua pemandu pasar ini adalah ketika bertemu
dengan pengunjung manca negara, yaitu kendala bahasa.Walau ada kendala masalaha
bahasa ini, Ahmad dan Reni akhirnya
tetap dapat mennunjukan tempat dan memberikan informasi yang di harapkan dari
turis manca negara dengan bahasa tubuh, dan sedikit bahasa Inggris.
"Dengan
bahasa Inggris yang sangat pas-pasan akhirnya kami berhasil memberikan petunjuk
yang di harapkan," ungkap kedua pemandu pasar ini sambil tertawa.
Menurut Reni
hal semacam ini seharusnya tidak cukup hanya satu pekan. "Sebaiknya
waktunya di tambah, satu minggu masih kurang, katanya.
Ahmad juga
punya ekspektasi lebih besar dari ketersediaan pemandu pasar. Pria asal Cilacap,
Jawa Tengah ini berharap pemandu pasar ini di permanenkan sehingga bisa memandu
pengunjung.
"Kalah
menurut saya pemandu pasar seperti ini dilakukan tidak hanya pada momen-momen
tertentu, tetapi seterusnya ada," tukasnya ketika di tanya harapan kehadiran
pemandu pasar.
Susi salah
satu pengunjung pasar Beringharjo yang menggunakan jasa pemandu pasar ini juga
merasa sangat terbantu. "Saya bertanya keberadaan ATM Center ketika
bertanya, kita langsung di beritahu, dan pemandu itu menunjukan tempat dimana
ATM berada" kata Susi senang denganm adanya fasilitas informasi yang
diberikan pemandu pasar.
Penulis : Jon Roi
Editor : tagor


Tidak ada komentar