Header Ads


Yayasan TB Silalahi Center Operasi Katarak di Siantar

TB Silalahi : Ini Murni Kegiatan Sosial Bukan Kampanye

LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Operasi katarak yang diselenggarakan Yayasan TB Silalahi center bekerjasama dengan Kodam I/Bukit Barisan, Korem 022/PT dihadiri ratusan masyarakat yang berasal dari Siantar-Simalungun. Masyarakat yang datang,umumnya memiliki masalah penglihatan. Bahkan hingga memadati halaman Rumah Sakit Tentara yang terletak di Jalan Gunung Simanuk-manuk, Senin ( 18/05/2015 )
Letjend (Purn) DR TB Silalahi mengatakan, kegiatan operasi katarak merupakan salah satu aksi sosial yang rutin dilakukan Yayasan TB Silalahi Center. 


Para medis saat melakukan operasi Katarak di Rumah Sakit Tentara
kota Pematangsiantar yang dilaksanakan Yayasan TB. Silalahi Center
" Sejak 5 tahun yang lalu, yayasan TB Silalahi center bekerjasama dengan TNI Angkatan Darat sudah melakukan operasi katarak di Tapanuli Selatan, di Nias kemarin baru berjalan dan hari ini akan selesai, di Medan bulan Desember 2014 lau. Bahkan operasi katarak juga dilaksanakan di Jawa Timur hingga Kalimantan. Jadi operasi katarak yang saat ini berlangsung di Kota Pematangsiantar,merupakan kelanjutan kegiatan Yayasan TB Silalahi Center. Sehingga kegiatan sosial ini, tidak ada hubungannya dengan kampanye. Bapak, Ibu melihat jelas, disini tidak ada berdiri calon Walikota maupun Calon Bupati.Juga tidak ada spanduk yang terpajang. Kegiatan ini murni menolong rakyat,menolong saudara-saudara kami penderita katarak," tegas TB Silalahi, yang akrab disapa Oppung TB ini.

 Dikatakan Oppung TB, bakti sosial ini sangat jelas membantu rakyat, dimana kalau kita pergi ke rumah sakit untuk operasi katarak,paling murah biayanya Rp 4.000.000,bahkan kalau di Jakarta,biaya operasi katarak mencapai Rp 14.000.000. Sedangkan, di Yayasan TB Silalahi Center,kami tidak memungut biaya satu sen pun alias gratis.

" Kami sangat berbahagia bisa menolong orang yang susah," tutur oppung TB Silalahi.

Oppung ini menceritakan pengalamannya,di Malang 2 tahun lalu ada orang tua berumur (85Thn) tidak bisa melihat. Berkat operasi katarak, beliau bisa melihat dunia yang indah ini,beliau bisa melihat cucunya.

" Saya hanya menyampaikan kepada orang tua tersebut, kepada dokter-dokterlah mengucap terima kasih dan kepada Tuhan,Bukan kepada saya ," urai oppung TB.

 Kepala Rumah Sakit Tentara Siantar Mayor CKM dr Shohibul Hilmi SP OT melalui salah seorang penyelenggara Mayor P Simanjuntak mengatakan, dari 424 masyarakat yang mendaftar,setelah sebagian dilakukan screaning ( pemeriksaan awal ) hanya 40 orang yang positif menderita penyakit Katarak .


" Itu masih data update Pukul 11.45 Wib, kemungkinan data masih berkembang. Melihat banyaknya animo masyarakat,kemungkinan pengobatan ini berlangsung 2 hari," ujarya . Fra /t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.