Header Ads


Tidak Dukung Laporan Pansus ke Polisi, Ketua DPRD Siantar Plin Plan

LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Pimpinan DPRD,Eliakim Simanjutak menyebutkan bahwa SMS suap dari pengirim gelap,yang isinya Kennedy Parapat selaku Ketua Pansus menerima Rp 30 juta dari Kepala Bappeda untuk pengamanan kasus lahan Tanjung Pinggir.

Eliakim Simanjuntak
Persoalan SMS ini, menurut Eliakim bukan ranahnya kelembagaan untuk melaporkan ke pihak berwajib. Padahal beberapa hari lalu,Eliakim menyebut SMS suap itu merupakan urusan kelembagaan. Karena dalam SMS itu disebut ketua pansus,yang nota bene alat kelengkapan dewan sementara. Dan personil Pansus,di SK kan pimpinan DPRD. Nampaknya Eliakim, tidak konsisnten terhadap ucapan sendiri, karena Eliakim pernah konfrensi pers bahwa SMS itu telah menghina DPRD secara kelembagaan, lalu kenapa Elikim menyebutkan SMS suap itu merupakan privasi Kennedy sendiri?. BACA JUGA  Pelecehan Terhadap DPRD, Penyebar SMS Akan di Laporkan 


"Begininya itu,sms itu diterima Kennedy.Jadi itu privasi beliau.Tidak ada campur tangan kelembagaan untuk melaporkannya.Kalau Kennedy ingin membawa SMS suap ini ke pihak berwajib,itu urusan pribadi beliaulah," ujar Ketua DPRD Eliakim Simanjunta,Jumat (22/05/2015).


Ketua Pansus Kennedy Parapat saat dimintai komentarnya perihal sms suap merupakan privasi Kenndey sendiri? Kennedy mengaku heran dan malah menyebutkan Eliakim sedang galau.

"Bagaimana mungkin,itu urusan privasi. Saya sebagai ketua Pansus kan,di SK oleh pimpinan DPRD. Siapa itu,Eliakim Simanjutak. Lagian,saat beberapa personil Pansus menghadap beliau di ruangnnya pasca SMS itu beredar, Eliakim mengaku secara kelembagaan akan membawa ke ranah hukum. Teman-teman wartawan juga mendengar hal yang sama,"ucap Kennedy mempertanyakan kembali kredibilitas seorang Eliakim.
BACA JUGA 
 Hanura Siantar : Usut Tuntas Pelaku SMS Gelap

Ketua DPC Hanura saat konfrensi pers mengaku bingung,kenapa perkataan tersebut terlontar dari Pimpinan DPRD. "Berarti dia itu pimpinan bodoh,seharusnya anggotanya diback up.Apa iya,Pansus itu bukan bentukan DPRD?.Asal ngomong saja Eliakim Simanjuntak ini," ujar Saud dengan nada emosi.

Saud menambahkan,ada baiknya pimpinan DPRD memberikan semangat moral kepada anggota Pansus. Tugas ini berat,penuh tantangan dan godaan.


"Mereka itu mempelajari program kepemimpinan walikota Hulman Sitorus selama 5 tahun.Apakah sudah dirasakan masyarakat atau tidak,"terang Saud menjabarkan kinerja Hulman yang penuh tanda tanya.  Fra /t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.