Header Ads


Pesan Walikota Pada Muslimat NU, Semua Personil Harus Sama-Sama Memiliki


LINTAS PUBLIK – SIANTAR, Untuk bisa menjadi teladan bagi organisasi lainnya Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) harus memiliki keunggulan dan terobosan-terobosan. Apalagi organisasi kaum perempuan Islam ini diharapkan mampu meningkatkan mental keagamaan generasi muda agar berdaya guna bagi kemajuan bangsa dan negaranya, yang dimulai dari tingkat keluarga. 

“Kaum perempuan harus berpacu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tanpa melanggar aturan yang ada. Berkompetisilah secara positif dan wajar,”kata Ketua I Pengurus Wilayah Muslimat NU Sumatera Utara, Hj. Dra. Murniati Ketaren pada Konferensi Cabang (Konfercab) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Pematangsiantar, Minggu (24/5) di Aula Bela Negara Rindam I/BB, Kecamatan Siantar Barat. 
Walikota Siantar bersama dengan Muslimat NU



Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus SE, juga mengingatkan, bahwa siapa pun yang terpilih menjadi pengurus, Muslimat NU harus tetap mengedepankan keselarasan berorganisasi. “Tak ada organisasi yang bisa berjalan baik dan berkesinambungan, jika pengurusnya tidak seiring sejalan. Karena itu, semua elemen yang tergabung dalam organisasi ini, harus sama-sama merasa penting. 

Dengan begitu, program organisasi bisa berjalan efektif dan terarah sesuai dengan keinginan bersama,”katanya yang disambut tepuk tangan para hadirin. Konfercab kali ini, menurut Ketua Panitia, Nurliana Siregar, akan memilih Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU tahun hikmat 2015-2020, menggantikan kepengurusan saat ini yang dipimpin Dra.Masdawia Nasution (2010-2015). 


Melalui tema kegiatan: “Satukan Hati, Kedepankan Ukhuwah Islamiyah, Demi Nusa dan Bangsa” sebelum Konfercab digelar, terlebih dahulu dilaksanakan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU, untuk 8 kecamatan Se-Kota Pematangsiantar oleh PC Muslimat NU setempat.


 Turut memberikan sambutan pada kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Pematangsiantar, H. Abdul Rahman Harahap, M.Ag, Pengurus NU Kota Pematangsiantar Drs. Yusni Batubara, MH serta Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, H.Abdul Halim Lubis SH. Acara yang dihadiri ratusan anggota Muslimat NU ini dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 50 orang anak yatim yang berasal dari perwakilan 8 kecamatan oleh Pengurus PC dan juga pemberian bantuan susu bayi kepada kaum ibu oleh Pengurus Wilayah . Fra/t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.