Soal UN Rawan Diselewengkan
LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Ada yang berbeda dengan Penyelenggaran UN tingkat SMA MA,SMK tahun ini, dimana pada tahun-tahun sebelumnya,penyelenggaran UN melibatkan tim independen dalam pengawasan.
Tapi kali ini,tim independen tidak dilibatkan, dan hanya
satuan kepolisian, itupun untuk menjaga
naskah soal UN, dalam pengamanan di Kantor Dinas Pendidikan.Sedangkan, untuk
pengamanan di satuan pendidikan atau Sekolah, tidak diperlukan pengamanan.
“ Tidak diperlukannya
pengamanan dari kepolisian di satuan pendidikan atau sekolah berdasarkan surat Dinas Pendidikan Provinsi
Nomor 421.3/ 812 / Sekret.1/IV/2015 “ Sebut
Kabid Dikmenti Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar , Tolopan Dolok
Saribu ,di kantor Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Jalan Merdeka, Sabtu
(11/04/2015)
Menurut Tolopan,pengamanan dari kepolisian melekat ketika
pendistribusian atau pengiriman dari gudang Provinsi ke kantor Dinas Pendidikan
dan saat serah terima naskah soal UN di Kabupaten/Kota.
“ Kemarin malam ,saat naskah soal UN datang dari Provinsi,
dikawal ketat pihak kepolisian Poldasu hingga ke Kantor Dinas Pendidikan Kota
Pematangsiantar. Serta , disaat itu juga dilakukan pemeriksaan ataupun
penghitungan naskah soal UN. Ternyata, ditemukan kekurangan 20 set soal mata
pelajaran bahasa Inggris di Sub rayon SMA Neg 1. Dan saat itu juga,dilaporkan
untuk dibuatkan berita acara kekurangan naskah soal UN untuk mata pelajaran
Bahasa Inggris “ Tukas Tolopan yang menyatakan kedatangan Naskah soal UN Pukul
22.00 Wib
Dikatakan Tolopan, pihaknya menerima 544 bundel kotak besar
maupun kecil yang berisi naskah soal UN yang semuanya tersusun rapi dan
tersegel , serta disaksikan kepolisian
dari Poldasu dan Polres Pematangsiantar
“ Itu semua kita buatkan berita acaranya dan saya sendiri
menandatangani berita acara tersebut “ Tandas Tolopan lagi
Mengenai pendistribusian ke sekolah-sekolah,Menurut Tolopan,
akan dilakukan pada hari H pukul 06.30 Wib dan dijemput oleh ketua sub rayon
masing-masing beserta kepala sekolah yang menyelenggarakan UN ataupun orang
yang dihunjuk kepala sekolah untuk mengambil naskah soal UN
Nantinya, ucap Tolopan, Lembar Jawaban Komputer yang diisi oleh pelajar akan disetorkan pihak
penyelenggara UN dalam hal ini sekolah ke Dinas Pendidikan dan naskah soal UN
tetap tinggal di sekolah tetapi dengan catatan Naskah UN tersebut akan
dimusnahkan satu bulan kemudian.
“ Setelah seluruh LJK terhimpun dari seluruh sekolah-sekolah
di Kota Pematangsiantar,maka Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar akan
menyetorkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk teknis
selanjutnya “ Tutur Tolopan
Ditambahkannya lagi, Tahun ini tidak ada siswa-siswi kita
yang melaksanakan ujian di Lapas,tahanan Polsek atau Polres maupun di Rumah Sakit
Ditempat terpisah, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kota
Pematangsiantar, Dermawan Silaban mengatakan SMA Negeri 3 siap mengikuti ujian
UN.
Mengenai peserta UN, ada sebanyak 328 dibagi dalam 18 ruang
ujian. Dan Setiap ruang ujian dihuni 20 orang peserta atau pelajar dan seluruh ruangan dilengkapi dengan CC TV.
Sekedar informasi , Sekolah SMA MA Negeri dan Swasta di Kota
Pematangsiantar yang mengikuti UN sebanyak 36 sekolah, dan untuk SMK Negeri dan
Swasta sebanyak 34. (Fra)





Tidak ada komentar