Header Ads


RE. Nainggolan Apresiasi Pendapatan Pajak Siantar


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Tingginya angka harapan hidup (AHH) di Kota Pematangsiantar sebesar 72,54 Tahun, padahal rata-rata di Sumatera Utara hanya 69,90 Tahun,menunjukkan ada peningkatan kesejahteraan hidup warga kota ini. Apalagi, persentasi penduduk miskin di Pematangsiantar pada tahun 2013 hanya sebesar 10,93 % dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) nya mencapai 78,62 sama dengan kota Medan yang merupakan angka tertinggi di Sumatera Utara.


Hal itu dikatakan Dr.RE.Nainggolan,MM selaku narasumber utama pada Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) Kota Pematangsiantar Triwulan I Tahun 2015, Senin (13/4) di Ruang Data.
Walikota Siantar Hulman Sitorus  saat memberikan
cendramata kepada RE. Nainggolan.

Mantan Sekda Provinsi Sumatera Utara ini,juga memberikan apresiasi luar biasa atas peningkatan pencapaian Pajak Daerah dari tahun 2010 sebesar Rp10,4 M menjadi Rp32,08 M pada tahun 2014 atau terjadi peningkatan sebesar 215,38%. “ Ini merupakan sebuah capaian yang luar biasa.

Namun laju pertumbuhan ekonomi serta pendapatan per kapita penduduk harus terus dipacu oleh para aparatur negara yang ada di lingkungan Pemko Pematangsiantar, agar bisa meningkat lebih baik lagi,” Ucapnya di hadapan para Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Kepala Bagian maupun para Camat serta perwakilan instansi vertikal WalikotaPematangsiantar, Hulman Sitorus SE mengaku harus berjuang keras untuk meyakinkan para investor dalam rangka menggenjot pertambahan pajak daerah.

“Kita harus bekerja keras agar mereka mau investasi di kota Siantar dengan memberikan sejumlah kemudahan proses perijinan serta jaminan keamanan dan suasana kondusif,”

sebelummembuka Rakorbang yang berlangsung selama dua hari tersebut Ditambahkan bahwa, pencapaian program pembangunan hanya bisa direalisasikan jika ada sistem perencanaan pembangunan yang tepat.Sistem perencanaan pembangunan nasional merupakan sebuah kesatun tata cara pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan jangka pendek,menengah maupun panjang.


Sedangkan perencanaa pembangunan daerah merupakan proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur kepentingan yang ada di dalamnya. Hal ini dilakukan guna pemanfaataan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial di daerah dalam jangka waktu tertentu. Dan,tahapan penyusunan rencana pembangunan terdiri dari rancangan awal, Musrembang, rancangaan akhir dan penetapan.

Pelaksanaan Rakorbang ini menurut Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus merupakan implementasi tahapan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 25 Tahun 2004 tentang SistemPerencanaan Pembangunan Nasional. Karena itu menurut Walikota, semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus makin meningkatkan kinerja dan produktivitasnya dalam rangka mencapai program yang telah direncanakan sebelumnya. Dalam rangka meningkatkan kinerja dan produktivitas tersebut,

Pemko Pematangsiantar telah menerbitkan Peraturan Walikota (Perwa) tentang Pedoman Pengukuran Kinerja Dalam Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). “Karena bagaimana pun bagusnya, sebuah program kerja dirancang, jika implementasinya oleh aparatur taktepat, hasilnya akan sia-sia belaka,”katanya. Untuk itulah, Walikota meminta kepada semua pejabat aparatur negara yang bekerja di lingkungan Kota Pematangsiantar dapat meningkatkan inovasi dan kreativitasnya masing-masing. Fra/t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.