Header Ads


Hari Pertama UN, 59 Siswa Tidak Hadir



LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional di Kota Pematangsiantar yang diikuti 37 SMA/MA dan 34 SMK Negeri dan Swasta berjalan dengan baik lancar.

Dan pelaksanaan ujian nasional yang memasuki hari Pertama mendapat perhatian langsung dari Walikota Pematangsiantar dengan melakukan peninjauan ke beberapa sekolah bersama dengan perwakilan unsur pimpinan daerah. Senin (13/04/2015) Rombongan Walikota, Kadis Pendidikan Kota Pematangsiantar beserta sejumlah pejabat lainnya melakukan peninjauan ke SMA Negeri 6 di Jalan Viyatha Yudha, berlanjut ke sekolah MA Negeri Jalan Singosari dan kemudian ke SMA Negeri 2 Jalan patuan Anggi.
 
Walikota Siantar Hulman sitorus , SE bersama
Drs.Resman Panjaiatan saat meninjau Ujian Nasional.
Saat peninjauan ke tiga sekolah tersebut, Walikota Hulman Sitorus tidak melakukan dialog kepada siswa, tetapi hanya melihat dan mengamati dari pintu ruang kelas saja. Karena sesuai ketentuan yang dikeluarkan Badan Nasional Standart Pendidikan (BNSP), siapa pun tidak boleh masuk ruang ujian kecuali peserta danpengawas UN.

“Siswa memang harus diberikan suasana yang tenang dan kondusif saat mengikuti ujian. Jangan sampai mereka merasa tidak nyaman padahal ujian membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Saya menghimbau agar mereka tenang dan konsentrasi saat ujian.”katanya.
  
kota Pematangsiantar, peserta UN yang terdaftar ada sebanyak 5.595 orang siswa untuk SMA/MA namun 23 orang diantaranya tidak hadir. Sementara dari 3.451 orang peserta untuk SMK, 36 orang diantaranya tidakhadir. KepalaDinasPendidikan, ResmanPanjaitan menegaskan bahwa ketidakhadiran siswatersebut,rata-rata karena mereka sudah keluar atau Drop Out (DO) sebelum pelaksanaan UN.
  
“Hanyasaja, mereka sempat didaftarkan pihak sekolah masing-masing dan memang nama mereka tidak dicoret dari dalam daftar peserta UN,”katanya. Sementara padahari yang sama, pelaksanaan UN untuk Paket C juga digelar di SMA Negeri 4 yang diikuti sebanyak 105 orang peserta, dan semuanya memilih jurusan IPS. Mereka merupakan para peserta UN Paket C yang sebelumnya sempat meninggalkan bangku sekolah untuk tingkat SMA. Sebelum mengikuti UN, mereka telah belajarsecara berkelompok di Sanggar Belajar Bawah naungan Dinas Pendidikan. Fra/t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.